Meski begitu, masih ada sekitar 600 warga yang melakukan isolasi mandiri dirumah. Hal ini terlihat dari laporan data harian Covid 19 yang dia terima sejak 3 sampai 9 Agustus. Ada 938 kasus aktif di Gresik.
“Sampai saat ini masih banyak pasien yang masih melakukan isolasi mandiri. Saya berharap Kades membantu relawan nakes untuk mengarahkan pasien yang isoman agar mau isolasi terpusat di Gelora Joko Samudro. Fasilitasnya lengkap ada dokter spesialis, oksigen yang tak terbatas, obat-obatan yang lengkap dan konsumsi tiga kali sehari,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.
Sementara itu, untuk penjemputan dan pengantaran pasien ke Gejos, semua Posko darurat yang ada di Gresik siap membantu. Bahkan menurut Bupati, katanya dengan fasilitas yang ada di Gejos saat ini pasien Covid 19 bisa ditangani baik. “Kami berharap tidak lama lagi kita masuk zona oranye bahkan bisa segera masuk zona kuning agar pembelajaran tatap muka bisa dilaksanakan dan ekonomi bergerak kembali,” harap Yani.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gresik, Syaifudin Ghozal menuturkan kasus Covid-19 di Gresik saat ini sudah mulai menurun. Base Ocupancy rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit juga mengalami penurunan sampai saat ini hanya 35,98 persen.
“Posisi kita saat ini hampir medekati zona oranye. Di Rumah Sakit lapangan banyak tempat tidur yang kosong dan hanya 30 orang yang tengah dirawat disana,” kata Ghozali. (fir/han) Editor : Hany Akasah