Pelaku diperkirakan berjumlah lebih dari satu orang. Dugaan kuat, pelaku telah menggambar kondisi rumah korban sebelumnya. Modus operandi yang dilakukan penjahat ini mematikan miniature circuit breaker (MCB).
Dari Informasi yang dihimpun diketahui kejadian terjadi pada hari Sabtu, (3/4) sekitar pukul 01.30, lampu rumah tiba-tiba njeglek atau mati. Ari, yang pegawai negeri sipil (PNS) itu keluar rumah untuk menyalakan aliran listrik. Listrik menyala, Ari masuk rumah lagi. Baru beberapa langkah menuju kamar, listrik kembali padam. Ari balik ke keluar rumah. Aliran listrik dirumah Arie mati tidak pernah terjadi. Baru kejadian Sabtu dini hari itu. Arie tidak pun tidak curiga. "Waktu akan menyalakan MCB listrik dikalungi clurit,"ujar seorang warga.
Pelaku berlogat luar Jawa itu mengancam akan menghabisi pemilik rumah itu. Arie pun gemetaran. Semua yang diminta penjahat diturutinya. Antara lain, menunjukkan tempat penyimpanan uang tunai Rp 7 juta, perhiasan, kunci dan STNK sepeda motor Honda Beat diserahkan kepada pelaku.
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Kota Gresik AKP Inggit Prasetyanto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. "Doakan bisa terungkap dan tertangkap pelakunya,"pungkasnya singkat. (yud/han) Editor : Hany Akasah