Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Rumah di BP Kulon Disatroni Perampok

Hany Akasah • Senin, 5 April 2021 | 15:01 WIB
DATANGI KEJARI: Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindag Pemkab Gresik Malahatul Farda bersama Sekretaris Subhan dan Kepala  Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Fransiska Dyah Ayu Puspitasari usai dipanggil untuk di klarifikasi di kantor Kejari Gresik, Rabu (
DATANGI KEJARI: Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindag Pemkab Gresik Malahatul Farda bersama Sekretaris Subhan dan Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Fransiska Dyah Ayu Puspitasari usai dipanggil untuk di klarifikasi di kantor Kejari Gresik, Rabu (
GRESIK- Kawanan perampok beraksi di rumah Arie di Jalan Ikan Belanak Kompleks Perumahan Bhakti Pertiwi (BP) Kulon, Kecamatan Gresik Kota. Diketahui pelaku bersenjata tajam menyekap seluruh penghuni rumah. Ada dua orang yang disekap. Mereka adalah pasangan suami-istri. Mulut korban sumpal kain, mata ditutup kain jilbab. Sedangkan, kedua kaki dan tangan kedua korban diikat dengan tali rafia.

Pelaku diperkirakan berjumlah lebih dari satu orang. Dugaan kuat, pelaku telah menggambar kondisi rumah korban sebelumnya. Modus operandi yang dilakukan penjahat ini mematikan miniature circuit breaker (MCB).

Dari Informasi yang dihimpun diketahui kejadian terjadi pada hari Sabtu, (3/4) sekitar pukul 01.30, lampu rumah tiba-tiba njeglek atau mati. Ari, yang pegawai negeri sipil (PNS) itu keluar rumah untuk menyalakan aliran listrik. Listrik menyala, Ari masuk rumah lagi. Baru  beberapa langkah menuju kamar, listrik kembali padam. Ari balik ke keluar rumah. Aliran listrik dirumah Arie mati tidak pernah terjadi. Baru kejadian Sabtu dini hari itu. Arie tidak pun tidak curiga. "Waktu akan menyalakan MCB listrik dikalungi clurit,"ujar seorang warga.

Pelaku berlogat luar Jawa itu mengancam akan menghabisi pemilik rumah itu. Arie pun gemetaran. Semua yang diminta penjahat diturutinya. Antara lain, menunjukkan tempat penyimpanan uang tunai Rp 7 juta, perhiasan, kunci dan STNK sepeda motor Honda Beat diserahkan kepada pelaku.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Kota Gresik AKP Inggit Prasetyanto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. "Doakan bisa terungkap dan tertangkap pelakunya,"pungkasnya singkat. (yud/han) Editor : Hany Akasah
#kriminal #gresik #kota gresik #Polres Gresik