RADAR GRESIK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik turut ambil bagian dalam Pameran Umrah dan Haji yang digelar pada 11–13 September 2026 di Atrium Gressmall, Gresik.
Dalam ajang ini, Dinkes Gresik bakal memberikan sosialisasi dan edukasi kesehatan haji sekaligus membuka layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat umum.
Kepala Dinkes Kabupaten Gresik dr. Mukhibatul Khusnah melalui Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan drg. Setyo Susilo menyampaikan, keterlibatan Dinkes merupakan bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kondisi fisik sebelum maupun selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Baca Juga: Campak di Gresik Melonjak, Dinkes Minta Warga Segera Lengkapi Imunisasi Anak
"Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik akan berkontribusi dalam acara pameran haji dan umrah dengan memberikan sosialisasi dan edukasi kesehatan haji serta pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan sasaran masyarakat umum," kata drg. Setyo, Kamis (10/9).
Ia menjelaskan, edukasi kesehatan menjadi hal krusial mengingat jamaah haji dan umrah bakal menghadapi kondisi lingkungan serta aktivitas fisik yang jauh berbeda dengan keseharian. Karena itu, kesiapan fisik harus menjadi bagian utama dalam persiapan ibadah.
Melalui stan CKG, masyarakat tidak hanya memperoleh edukasi, tetapi juga dapat langsung memeriksa kondisi kesehatan mereka tanpa dipungut biaya.
Baca Juga: Ramaikan Gresik Umrah & Hajj Fest 2026, Chatour Travel Tebar Promo Hingga Pembiayaan Haji Plus
"Langkah ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan sejak sebelum keberangkatan," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Gresik, Lulus, mengungkapkan bahwa Pameran Haji dan Umrah yang digelar berkolaborasi dengan Radar Gresik ini dirancang sebagai wadah informasi yang aman, terpercaya, dan transparan bagi masyarakat.
"Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan perlindungan kepada jamaah dalam memilih PPIU dan PIHK yang resmi, terdaftar, serta memiliki izin dan legalitas dari Kementerian Haji dan Umrah," ujat Lulus.
Baca Juga: Target Pendapatan Turun dan BTT Membengkak, Fraksi Gerindra dan PKB Soroti P-APBD Gresik 2026
Ia menambahkan, hadirnya berbagai instansi terkait—termasuk Dinkes Gresik—membuat masyarakat bisa memperoleh informasi yang komprehensif, mulai dari kesiapan fisik hingga kepastian legalitas travel haji dan umrah.
"Kami ingin masyarakat Kabupaten Gresik dan sekitarnya mendapatkan informasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan," pungkasnya. (jar/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik