Disulap Jadi Klinik dan Perpustakaan Berjalan, Stasiun Cerme Diserbu Warga dan Pelajar

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 20:32 WIB
AKTIVITAS : Warga sekitar gembira dengan adanya klinik dan perpustakaan di stasiun Cerme Gresik. (Foto : Dok/Radar Gresik)
AKTIVITAS : Warga sekitar gembira dengan adanya klinik dan perpustakaan di stasiun Cerme Gresik. (Foto : Dok/Radar Gresik)

RADAR GRESIK — Suasana di Stasiun Cerme, Kabupaten Gresik, tampak berbeda pada Selasa (8/9/2026). Di tengah lalu lalang penumpang kereta api, ratusan warga dan pelajar tampak antusias memanfaatkan layanan kesehatan gratis serta fasilitas membaca di atas rangkaian kereta khusus milik PT KAI Daop 8 Surabaya.

Integrasi ruang publik tersebut dihadirkan melalui program Rail Clinic dan Rail Library. Sebanyak 250 warga serta siswa sekolah dasar memadati stasiun untuk mendapatkan pengobatan gratis hingga menikmati koleksi literasi digital.

Fasilitas medis yang disediakan terbilang komplet. Warga dapat mengakses pemeriksaan kesehatan umum, perawatan gigi, cek mata, kebidanan dan USG, layanan laboratorium dasar, hingga pengambilan obat tanpa dipungut biaya.

Baca Juga: Respon Cepat Krisis Kekeringan, DPC PDI Perjuangan Gresik Grojok Air Bersih untuk Warga Randuboto

Di saat yang sama, para siswa diajak menjelajahi Rail Library—perpustakaan keliling berbasis gerbong kereta yang dilengkapi buku cerita anak, ensiklopedia, hingga fasilitas touchscreen untuk membaca buku digital dan menonton video edukatif.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa aksi sosial ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 KAI sekaligus wujud pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Kami ingin kehadiran KAI dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Tidak hanya memberikan layanan transportasi, tetapi juga ikut berkontribusi nyata dalam bidang kesehatan dan pendidikan,” ujar Mahendro. 

Baca Juga: Ikuti Arahan Dirjenpas, Rutan Gresik Pertajam Pengawasan, Program Zero Halinar, dan Bebas Pungli

Untuk mengoptimalkan pelayanan, KAI menurunkan tim medis profesional yang terdiri atas dua dokter umum, dua dokter gigi, 10 paramedis, dua apoteker, dua analis laboratorium, serta dua refraksionis optisien.

Tak hanya itu, KAI menyalurkan bantuan sosial berupa 50 kacamata gratis bagi siswa SD Negeri 45 Gresik dan SD Negeri Kambingan Cerme, 50 paket oral hygiene, 50 paket tas sekolah beserta alat tulis, peralatan olahraga, serta 15 paket nutrisi penambah gizi untuk ibu hamil.

Kehadiran Rail Clinic disambut hangat oleh warga sekitar stasiun. Daniel, salah seorang warga yang memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, mengaku sangat terbantu.

Baca Juga: Ikuti Arahan Dirjenpas, Rutan Gresik Pertajam Pengawasan, Program Zero Halinar, dan Bebas Pungli

“Alhamdulillah bisa periksa kesehatan sekaligus mendapat obat gratis. Pelayanannya sangat lengkap dan memudahkan warga sekitar karena tidak perlu berobat jauh-jauh,” ungkap Daniel.

Selain pengobatan, petugas juga memberikan edukasi mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta sosialisasi keselamatan di sekitar jalur perlintasan kereta api.

Melalui sinergi kesehatan dan literasi ini, Stasiun Cerme untuk sementara bertransformasi dari sekadar simpul transportasi menjadi pusat pelayanan masyarakat.

Baca Juga: Lewat Program ‘Poleng Mengajar’, Siswa SMK SIG  Diperkenalkan Dunia Hulu Migas dan Budaya K3

Program ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian kesehatan warga sekaligus memantik minat baca anak-anak sejak dini di Kabupaten Gresik. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
kai daop 8 surabaya kesehatan gresik cerme pelajar