Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

BPJS Ketenagakerjaan Gresik Dorong Kepatuhan Perusahaan melalui Sosialisasi Regulasi Terbaru

Cak Fir • Kamis, 18 Juni 2026 | 17:30 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Gresik berharap semakin banyak perusahaan yang berperan aktif dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, baik bagi pekerja formal maupun pekerja rentan di Kabupaten Gresik.
BPJS Ketenagakerjaan Gresik berharap semakin banyak perusahaan yang berperan aktif dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, baik bagi pekerja formal maupun pekerja rentan di Kabupaten Gresik.
 
BPJS Ketenagakerjaan Gresik berperan aktif dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan untuk pekerja formal maupun pekerja rentan di Kabupaten Gresik.

Manyar – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gresik menggelar sosialisasi regulasi terbaru dan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan yang diikuti sekitar 200 perusahaan binaan. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik, Zainul, sebagai bentuk sinergi dalam memperkuat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di Kabupaten Gresik.

Kegiatan dibuka oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gresik, Purwantono. Dalam kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan memberikan pemaparan mengenai perkembangan regulasi terbaru serta optimalisasi manfaat program bagi peserta yang disampaikan oleh Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Gresik, Agy.

Selain sosialisasi, BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan santunan secara simbolis kepada ahli waris peserta Program Sertakan RS Semen Gresik. Santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) meninggal dunia sebesar Rp70 juta diberikan kepada Nurul Anisah, istri almarhum pedagang soto yang meninggal mendadak saat berjualan pada 7 September 2025.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Gresik, Purwantono, menegaskan bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bentuk kepastian bagi pekerja dan keluarganya saat menghadapi risiko kerja maupun risiko sosial ekonomi.

"Kami berharap perusahaan semakin memahami pentingnya perlindungan menyeluruh bagi pekerja. Selain memberikan pemahaman terkait regulasi terbaru, kami juga terus mendorong optimalisasi manfaat program, termasuk melalui Program Sertakan agar lebih banyak pekerja rentan yang mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga memperoleh informasi mengenai Manfaat Layanan Tambahan (MLT) untuk kepemilikan rumah pekerja, pemanfaatan aplikasi JMO (Jamsostek Mobile), kemudahan layanan klaim melalui Lapak Asik, serta penguatan implementasi Program Sertakan di lingkungan perusahaan.

Melalui sosialisasi ini, BPJS Ketenagakerjaan Gresik berharap semakin banyak perusahaan yang berperan aktif dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, baik bagi pekerja formal maupun pekerja rentan di Kabupaten Gresik.

Editor : Cak Fir
#gresik #BPJS Ketenagaakerjaan #jaminan sosial