Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Sasar Lansia Tunggal, Dinsos Gresik Gandeng Fatayat NU Kebomas Jalankan Pilot Project Bansos Permakanan

Fajar Yuliyanto • Jumat, 8 Mei 2026 | 09:18 WIB
Rapat: Jajaran Dinsos Gresik bersama pengurus Fatayat NU saat menggelar rapat koordinasi persiapan penyaluran bansos permakanan bagi lansia di kantor PAC Fatayat NU Kebomas. (Fajar/Radar Gresik)
Rapat: Jajaran Dinsos Gresik bersama pengurus Fatayat NU saat menggelar rapat koordinasi persiapan penyaluran bansos permakanan bagi lansia di kantor PAC Fatayat NU Kebomas. (Fajar/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik mulai mematangkan persiapan program bantuan sosial (bansos) permakanan bagi lansia terlantar.

Untuk memastikan program ini berjalan tepat sasaran, Dinsos merangkul Fatayat NU sebagai mitra strategis dalam penyaluran bantuan di wilayah Kecamatan Kebomas.

Kepala Dinas Sosial Gresik, dr. Ummi Khoiroh, menjelaskan bahwa Kecamatan Kebomas terpilih sebagai lokasi pilot project program yang bersumber dari APBD ini. Fokus utamanya adalah para lansia tunggal yang secara realita hidup sebatang kara dan kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.

Baca Juga: Motor Tercebur ke Sungai Wringinanom, Tim Damkarla Gresik Kerahkan Personel Lakukan Pencarian

“Lansia tunggal ini adalah mereka yang hidup sendiri. Meski mungkin memiliki keluarga, faktanya mereka kesulitan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Program ini hadir sebagai intervensi langsung untuk meningkatkan kesehatan dan kelayakan hidup mereka,” ujar dr. Ummi, Rabu (6/5).

Langkah Pemerintah Kabupaten Gresik ini diambil sebagai solusi atas tidak tersedianya bantuan serupa dari APBN pada tahun 2026 akibat pergeseran prioritas anggaran nasional.

“Saat ini kami fokus pada program daerah terlebih dahulu. Harapannya, pada 2027 program pusat kembali tersedia sehingga sinergi bisa lebih luas lagi,” tambahnya.

Baca Juga: Obati Rindu Kampung Halaman, Racikan Kopi Makju Sidayu Jadi Bekal Favorit Jamaah Haji Gresik

Untuk tahap awal, sebanyak 40 lansia akan menjadi sasaran uji coba. Evaluasi akan terus dilakukan dengan rencana perluasan jangkauan program pada periode September hingga Desember 2026.

Agar bantuan tidak salah sasaran, Dinsos menetapkan kriteria penerima manfaat (PM) harus berusia di atas 60 tahun, terdaftar dalam keluarga miskin (Desil 1 hingga 4), bukan pensiunan ASN atau TNI/Polri, memiliki NIK Gresik (Kode 3525), serta mendapatkan rekomendasi dari Camat atau Kepala Desa.

Kolaborasi ini disambut hangat oleh Masruroh, Ketua PC Fatayat NU Gresik. Menurutnya, keterlibatan organisasi perempuan dalam program sosial ini merupakan langkah nyata Fatayat untuk memberikan manfaat di luar kegiatan keagamaan.

Baca Juga: Limbah Tambak Udang Vaname di Ujungpangkah Diduga Cemari Laut, Nelayan Keluhkan Bau Menyengat

Senada, Ketua PAC Fatayat NU Kebomas, Dewi Mujiati, menyatakan kesiapannya untuk mengawal amanah tersebut.

"Kami siap memastikan bantuan ini tepat sasaran demi kesejahteraan para lansia. Ini adalah tanggung jawab sosial sekaligus bentuk kepedulian kami terhadap warga terlantar," pungkasnya. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
#lansia #fatayat #gresik #dinsos #kebomas