Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Dinsos Gresik Fasilitasi Pemulangan Satu Keluarga Terlantar Asal Banyumas Jawa Tengah

Fajar Yuliyanto • Senin, 19 Januari 2026 | 19:59 WIB
PEMULANGAN : Pekerja Sosial Ahli Muda Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Gresik, Alfi Ariyanto melakukan pemulangan orang ke Banyumas Jateng
PEMULANGAN : Pekerja Sosial Ahli Muda Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Gresik, Alfi Ariyanto melakukan pemulangan orang ke Banyumas Jateng

RADAR GRESIK – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik terus memperkuat layanan bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Sepanjang tahun 2025, instansi ini telah memfasilitasi pemulangan 41 orang terlantar ke daerah asal masing-masing.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial yang responsif.

Kepala Dinsos Gresik, dr. Ummi Khoiroh, menyampaikan bahwa penanganan dilakukan melalui berbagai kanal laporan.

“Penanganan orang terlantar dilakukan berdasarkan laporan masyarakat, TKSK, serta hasil penjangkauan di lapangan. Selama tahun 2025 sudah ada 41 orang yang dipulangkan. Setiap laporan yang masuk akan segera kami tindaklanjuti melalui Tim Unit Reaksi Cepat (URC),” kata dr. Ummi, Senin (19/1). 

Salah satu kasus yang baru saja ditangani melibatkan keluarga Reza asal Banyumas, Jawa Tengah. Pekerja Sosial Ahli Muda Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Gresik, Alfi Ariyanto, menjelaskan bahwa keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan tiga anak tersebut menjadi korban pencurian saat melakukan wisata religi.

“Awalnya keluarga tersebut menggunakan bus umum dan turun di Terminal Purabaya. Mereka berencana ke Sunan Ampel, namun tas berisi tiga handphone dan dompet hilang dicuri orang,” ungkap Alfi.

Dalam kondisi tanpa uang sepeser pun, keluarga ini sempat terlunta-lunta. Setelah mendapat bantuan ongkos dari warga di Waru, mereka menaiki Bus Trans Jatim namun salah turun di Terminal Bunder. Alfi menambahkan bahwa keluarga tersebut sempat berjalan kaki mencari kantor Dinsos hingga sampai di wilayah Randuagung.

“Di tengah perjalanan, ada warga yang peduli dan menampung sementara serta memberikan makanan,” imbuhnya.

Kepedulian warga tersebut kemudian diteruskan kepada RT/RW, TKSK Kebomas, dan akhirnya direspon oleh Tim URC Dinsos bersama Polsek Kebomas.

“Hasil mediasi awalnya akan kami tampung di shelter Dinsos, namun warga berinisiatif menampung sementara di rumahnya. Keesokan harinya, Tim URC menjemput keluarga tersebut ke Kantor Dinsos untuk difasilitasi pemulangannya,” tegas Alfi.

Proses pemulangan kemudian dikoordinasikan dengan Dinsos Provinsi Jawa Timur karena alamat tujuan berada di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Alfi juga memberikan pesan kepada publik agar tetap peduli pada sesama.

“Dinsos Gresik menghimbau masyarakat agar tidak ragu melapor apabila menemukan orang terlantar di lingkungan sekitar, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” pungkasnya. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#Terlantar #gresik #dinsos #Keluarga #banyumas