RADAR GRESIK – Kabar kepindahan mengejutkan datang dari bintang muda Gresik United, Wahyu Agong. Pemain tersubur Laskar Joko Samudro tersebut resmi berlabuh ke Semen Padang FC untuk mengarungi kompetisi Liga 1 (Super League) musim ini.
Pemain berusia 21 tahun asal Mojokerto ini bahkan langsung diboyong dalam skuad Kabau Sirah untuk melakoni laga tandang krusial melawan Arema FC di Malang.
Selama dua musim membela Gresik United, Wahyu Agong bertransformasi menjadi mesin serangan yang menakutkan. Catatan statistiknya musim lalu membuktikan betapa vital perannya di lapangan.
Wahyu Agong mencatat 1.268 menit (Penampilan terbanyak di skuad), dengan kontribusi sebanyak 4 Gol (Top Skor Klub), serta 3 Assist (Sejajar dengan Sayfullah Kader).
"Rezeki bisa bergabung dengan Semen Padang, komunikasi dijalin setelah kompetisi berakhir," ungkap Wahyu terkait proses kepindahannya yang berstatus bebas transfer tersebut.
Bagi pemain kelahiran 2004 ini, bergabung dengan Semen Padang adalah kesempatan kedua untuk menembus kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Sebelumnya, ia sempat menembus tim senior Persis Solo namun belum mendapatkan menit bermain.
Di bawah asuhan pelatih berpengalaman Dejan Antonic, Wahyu optimistis bisa memberikan kontribusi maksimal.
"Target saya bisa dapat pengalaman di Liga 1, bisa debut dan membantu performa tim menjadi lebih baik," ujarnya penuh semangat.
Meski kini berseragam merah khas Semen Padang, Wahyu Agong tidak melupakan jasa klub yang telah membesarkan namanya. Ia menyampaikan pesan emosional kepada manajemen dan suporter setia, Ultras Gresik.
"Terima kasih untuk manajemen dan Ultras Gresik atas dua musim ini. Semoga musim depan Gresik United bisa naik kasta ke Liga 2," pungkasnya. (jar/han)
Editor : Hany Akasah