Bikin Wisuda Makin Pecah, Ning Lia Duet Taman Jurug Bareng Bule Belanda

Hany Akasah • Dipublikasikan Selasa, 3 November 2026 | 18:45 WIB
DIKUATKAN : Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama (Ning Lia) saat menyampaikan orasi ilmiah bertema vokasi dan berduet menyanyikan lagu Jawa Taman Jurug. (Foto : Ist/Radar Gresik)
DIKUATKAN : Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama (Ning Lia) saat menyampaikan orasi ilmiah bertema vokasi dan berduet menyanyikan lagu Jawa Taman Jurug. (Foto : Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Suasana prosesi Wisuda Ke-2 Politeknik Semen Indonesia (Polteksi) yang berlangsung di Gresik, Sabtu (31/10/2026), mendadak meriah dan penuh keakraban.

Bukan sekadar prosesi kelulusan akademis biasa, kejutan terjadi saat Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, tampil berduet menyanyikan lagu Jawa populer Taman Jurug bersama Presiden Direktur Jeroen Rijnenbergh.

Aksi spontan tersebut disambut riuh sorak tepuk tangan dari ratusan wisudawan beserta para tamu undangan. Nyanyian bernuansa melodi lokal itu sukses mencairkan suasana seremoni wisuda yang sebelumnya dipenuhi pesan-pesan motivasi serta orasi akademik.

Baca Juga: Animo Donor Darah Tinggi, Senator Lia Istifhama Sebut DPD RI Jawa Timur Top of Mind

Acara wisuda tersebut turut dihadiri Direktur Semen Gresik Gatot Mardiana, S.T., M.M.; Jeroen Rijnenbergh; Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik Zainul Arifin, S.STP., M.M. yang hadir mewakili Bupati Gresik; jajaran ketua program studi dan dosen Polteksi; pengurus Semen Indonesia Foundation; mitra industri; serta para wisudawan dan orang tua pendamping.

Ning Lia, sapaan akrab Lia Istifhama, hadir memenuhi undangan sebagai keynote speaker dengan membawakan paparan orasi ilmiah bertajuk “Vocational Excellence Empowerment: Adaptive, Innovative, and Impactful Solution Leaders for the Future Industry”.

Dalam orasi pembukanya, Ning Lia mengajak para lulusan Polteksi untuk tidak hanya berpuas diri berbekal lembar ijazah dan kemampuan teknis belaka. Menurutnya, insan vokasi masa kini wajib memiliki jiwa kepemimpinan yang adaptif, kreativitas tinggi, serta kejelian membaca peluang di tengah pergeseran cepat era industri.

Baca Juga: Jadi Keynote Speaker Wisuda Polteksi, Ning Lia Tantang Lulusan Jadi Pemimpin Industri Masa Depan

Suasana kian semarak ketika Ning Lia menutup pesannya dengan sebait pantun jenaka yang memancing senyum manis para wisudawan.

“Bunga selasih di tepi taman, wisudawan Polteksi memang menantu idaman,” ucapnya disambut gemuruh tawa jajaran undangan.

Di balik suasana cair tersebut, senator asal Jawa Timur ini menyampaikan pesan mendalam mengenai penguatan pendidikan vokasi dalam menyongsong tantangan industri global. Mengutip pepatah Latin Scientia potentia est (pengetahuan adalah kekuatan) serta Non scholae, sed vitae discimus (kita belajar bukan untuk sekolah, melainkan untuk kehidupan), ia berpesan agar ilmu yang ditimba betul-betul diimplementasikan secara konkret.

Baca Juga: Giat dari Kampus ke Kampus, Mahasiswa Untag Surabaya: Dari Ning Lia Kami Belajar Pengabdian

“Lulusan pendidikan vokasi harus mampu membaca realitas. Ilmu pengetahuan yang didapatkan di bangku kuliah harus bisa diterapkan sesuai kebutuhan riil dunia industri, baik di skala nasional maupun global,” terang Ning Lia.

Ia menggarisbawahi pentingnya penguatan konsep link and match dengan menggeser paradigma pendidikan dari supply-driven menuju demand-driven. Selain itu, wisudawan dituntut memiliki dynamic capabilities serta adaptive leadership agar tidak gagap menyikapi dinamika lapangan kerja.

“Jangan galau ketika menjumpai hambatan kerja. Anggaplah itu sebagai kejutan yang harus diselesaikan lewat solusi inovatif,” tambahnya.

Baca Juga: Political Appreciation ala Ning Lia Bikin Jajaran Komisioner KPU Jatim Tersenyum

Sementara itu, Direktur Politeknik Semen Indonesia, Dr. Erlina Dimastuti, S.E., M.Si., Ak., CSRA, CSP, CRA, membeberkan komitmen Polteksi dalam menjamin penyerapan lulusan melalui Program Pasti Kerja. Program ini mencakup pemantauan karier alumni hingga satu tahun pascalulus, magang industri, talent scouting perusahaan, hingga penguatan sertifikasi kompetensi.

Erlina mengungkapkan capaian membanggakan di mana lebih dari 40 persen mahasiswa Polteksi telah terserap kerja sebelum resmi menuntaskan studi.

“Jumlah wisudawan pada wisuda ke-2 ini mengalami peningkatan lebih dari 50 persen dibanding periode sebelumnya. Kami juga memperkuat Alumni Career Networking untuk membuka jalan karier yang semakin luas bagi para alumni di berbagai perusahaan nasional hingga mancanegara,” tegas Erlina. (han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
POLTEKSI Akademis gresik bule Lia Istifhama