Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Kronologi Lengkap Peristiwa Carok Maut di Bangkalan hingga Sebabkan Empat Korban Tewas

Hany Akasah • Sabtu, 13 Januari 2024 | 21:36 WIB
OTOPSI: Aksi carok maut berujung tewasnya empat orang terjadi di Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jumat 12 Januari 2024.
OTOPSI: Aksi carok maut berujung tewasnya empat orang terjadi di Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jumat 12 Januari 2024.

RADAR GRESIK–Aksi carok maut berujung tewasnya empat orang terjadi di Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jumat 12 Januari 2024.

Diduga aksi carok itu dipicu teguran pelaku karena korban mengendarai motor secara ugal-ugalan. Kini, dua pelaku berinisial HB (40) dan adiknya MN (35), warga Desa Bumi Anyar jadi tersangka dan ditahan polisi.

 Sedangkan empat korban tewas masing-masing berinisial MT, MR dan NJ, warga Desa Larangan Timur, Kecamatan Tanjung Bumi serta H warga Desa Bumi Anyar, jenazahnya sudah dimakamkan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Polres) Bangkalan Ajun Komisaris Polisi Heru Cahyo Seputro mengatakan, awal mulai kronologi atau peristiwa terjadi menjelang Maghrib atau jelang petang hari. Waktu itu HB duduk sendirian di pos ronda tak jauh dari tempat tinggalnya.

HB hendak berangkat menghadiri acara tahlilan. Kemudian, datanglah dari Selatan korban inisial MT bersama MR. Korban mengendarai motor berboncengan dengan kencang. “Karena ugal-ugalan, otomatis ditegurlah pelaku HB," ujar Heru.

 

Setelah itu, HB lalu pulang meninggalkan lokasi. Sebelum beranjak, HB mengingatkan kedua korban agar tidak melarikan diri karena bakal kembali lagi untuk mengajaknya berduel. HB bahkan mengambil celurit di rumahnya. Saat pulang HB berpapasan dengan adiknya MN. “Sambil bilang ayo ikut saya, saya habis dipukuli orang. Habis itu ambil celurit dan kemballi ke lokasi itu," tutur Heru.

Begitu tiba di lokasi, tempat dimana HB sebelumnya dihajar korban. MT dan MR rupanya sudah bersama temannya yang lain, yakni NJ dan H.

Meski kalah jumlah, HB tak gentar. Sebab ia sudah membekali diri dengan sebilah celurit. Tanpa basa basi, HB langsung menyerang MT dan MR secara membabi buta. Begitu juga dengan MN, adik HB, juga tak kalah nekat, ia ikut menyerang NJ dan H menggunakan celurit.

“Terjadilah duel carok dua lawan empat itu,” lanjutnya.

 

MT, MR, NJ dan H akhirnya tumbang, tewas dengan luka bacok di sekujur tubuhnya. Sebelum dimakamkan, empat jasad korban lebih dulu menjalani pemeriksaan forensik di Rumah Sakit Syarifah Ambami Rato Ebu, Kabupaten Bangkalan.

Kedua pelaku diamankan petugas Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Bangkalan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Lokasi kejadian juga telah dipasangi garis polisi demi kepentingan penyidikan petugas kepolisian. Keduanya dijerat Pasal 338 KUHP," tutupnya. (han)

Editor : Hany Akasah
#carok #ugal-ugalan #polres #kronologi #maut #Bangkalan