Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Kasus Bocah Tenggelam di Jati Sewu Menganti Diambil Alih Polres Gresik, Manajemen Mulai Diperiksa

Yudhi Dwi Anggoro • Kamis, 21 Mei 2026 | 19:03 WIB
OLAH TKP : Anggota Polsek Menganti saat melakukan olah TKP di area kolam renang Wisata Jati Sewu, Dusun Bongso Wetan, Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti, Gresik. (Ist/Radar Gresik)
OLAH TKP : Anggota Polsek Menganti saat melakukan olah TKP di area kolam renang Wisata Jati Sewu, Dusun Bongso Wetan, Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti, Gresik. (Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK — Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Gresik resmi mengambil alih penanganan kasus dugaan tenggelamnya seorang bocah berusia 6 tahun berinisial RPR di Kolam Renang Wisata Jati Sewu, Dusun Bongso Wetan, Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Langkah cepat diambil korps bhayangkara dengan mulai memanggil pihak manajemen tempat wisata tersebut.

Insiden nahas yang menimpa RPR, warga Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo, Gresik itu terjadi pada Senin (18/5) siang lalu saat korban tengah menikmati masa liburan bersama keluarganya.

Baca Juga: Insiden Bocah Tenggelam di Wisata Jati Sewu Gresik: Begini Tanggapan Kadisbudpar Jatim Terkait Perizinan

Kasihumas Polres Gresik, Iptu Hepi Muslih Riza, membenarkan bahwa penyidikan perkara ini telah ditarik ke tingkat polres guna pendalaman yang lebih komprehensif. Ia memastikan proses pemanggilan saksi-saksi dari pihak pengelola wisata sedang berjalan.

"Kasus ini sekarang ditangani langsung oleh pihak Polres Gresik terkait penyelidikannya. Saat ini prosesnya masih berjalan dan kami sudah melakukan pemanggilan terhadap manajemen kolam renang tersebut untuk dimintai keterangan," ujar Iptu Hepi saat dikonfirmasi, Rabu (20/5).

Berdasarkan data yang dihimpun, peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Menganti baru menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 13.02 WIB dan langsung menerjunkan personel ke lokasi kejadian.

Baca Juga: Tragedi Bocah 6 Tahun Tenggelam di Wisata Jati Sewu Menganti, DPMPTSP Gresik Buka Suara Terkait Perizinan

Mantan Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman, menceritakan bahwa saat petugas tiba di arena wisata, kondisi TKP sudah kosong lantaran korban telah dievakuasi terlebih dahulu oleh pihak keluarga.

“Saat petugas datang ke lokasi, korban sudah tidak berada di tempat kejadian karena telah dilarikan oleh pihak keluarga ke Rumah Sakit BDH Surabaya,” terang AKP Arif Rahman.

Dari hasil pendalaman informasi di rumah sakit dan rekonstruksi awal di lokasi kejadian, korban diduga kuat terlepas dari pengawasan dan tenggelam di fasilitas kolam renang utama.

Baca Juga: Tenggelam di Kolam Renang Wisata Jati Sewu Menganti Gresik, Bocah 6 Tahun Asal Driyorejo Meninggal Dunia

"Berdasarkan keterangan dari pengelola wisata, kolam renang tempat korban ditemukan memiliki ukuran sekitar 8 x 20 meter dengan kedalaman yang cukup signifikan untuk ukuran anak-anak, yaitu kurang lebih 150 sentimeter," tambah Arif.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus mengumpulkan bukti-bukti pendukung untuk mengungkap penyebab pasti mengapa bocah malang tersebut bisa lolos hingga ke kolam dewasa.

Fokus penyelidikan Satreskrim Polres Gresik kini diarahkan untuk mendalami kelayakan sistem pengawasan, ketersediaan petugas penyelamat (lifeguard), serta standard operasional keselamatan (SOP safety) yang diterapkan oleh pengelola Wisata Jati Sewu di area kolam renang tersebut. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#jati sewu #tenggelam #menganti #gresik #polres