RADAR GRESIK — Jajaran Polres Gresik baru-baru ini mengambil tindakan tegas terhadap puluhan pengemudi truk yang kedapatan melanggar aturan jam operasional di wilayah hukum mereka.
Operasi tersebut menyasar kendaraan-kendaraan besar yang nekat melintas di jalur Pantura dan kawasan Cerme pada jam-jam sibuk, yang berpotensi memicu kemacetan parah serta kecelakaan lalu lintas.
Dalam operasi gabungan yang melibatkan Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik dan polsek jajaran tersebut, petugas di lapangan melakukan pengawasan ketat di titik-titik rawan kepadatan.
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Jalan Raya Dadap Kuning Gresik, Seorang Remaja Luka Berat
Kendaraan berat yang melanggar langsung dihentikan untuk menjalani pemeriksaan administratif hingga sanksi fisik berupa perintah putar balik.
Kasatlantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, saat itu menjelaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas. Pihaknya tidak memberikan ruang toleransi bagi pelanggar, mengingat kendaraan besar kerap menjadi faktor utama gangguan keamanan dan keselamatan di jalan raya pada jam sibuk.
“Tindakan ini bukan semata penegakan hukum, tetapi juga langkah preventif demi keselamatan bersama,” ujar AKP Nur Arifin saat memberikan keterangan resmi terkait penindakan tersebut, Kamis (30/4).
Selain sanksi putar balik, petugas juga menerapkan sistem tilang teguran Presisi yang tercatat secara digital dalam sistem kepolisian. Penertiban tidak hanya menyasar aspek waktu operasional, tetapi juga aspek keselamatan teknis.
Pengemudi truk yang mengangkut muatan tanpa penutup terpal diwajibkan memasang pengaman di tempat demi mencegah material jatuh yang dapat membahayakan pengguna jalan lain.
Dalam arahannya, AKP Nur Arifin menegaskan komitmen Satlantas Polres Gresik untuk melakukan pemantauan secara berkelanjutan di seluruh wilayah. Ia pun sempat memberikan peringatan keras kepada para pengusaha angkutan barang agar lebih disiplin dalam mematuhi regulasi yang ada.
Baca Juga: Perkuat Zona Integritas Menuju WBBM 2026, Rutan Gresik Luncurkan Inovasi SIGAP SEHAT dan SADEWA
“Kami akan terus menggelar operasi serupa secara rutin di seluruh wilayah hukum Polres Gresik,” tegasnya kala itu.
Langkah tegas ini diambil sebagai respon atas keluhan masyarakat terkait kepadatan lalu lintas di jalur padat. Dengan adanya tindakan nyata ini, Polres Gresik berharap para penyedia jasa logistik dapat lebih kooperatif dalam mewujudkan kondisi jalan raya yang aman dan kondusif.
"Dengan langkah tegas dan berkelanjutan ini, Polres Gresik berharap tercipta kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat pengguna jalan," pungkasnya. (yud/han)
Editor : Hany Akasah