Ekonomi & Bisnis Features Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kota Gresik Lifestyle Moncer Seru Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro Politika Sosial Sport & Health

Bentrok Malam di Gresik, Dua Pemuda Luka, Kades Tegaskan Bukan Lempar Obor, Ini Faktanya

Hany Akasah • 2026-03-22 19:56:46

Bentrokan antar kelompok pemuda dari dua desa terjadi pada malam Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik
Bentrokan antar kelompok pemuda dari dua desa terjadi pada malam Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik

RADAR GRESIK- Bentrokan antar kelompok pemuda dari dua desa terjadi pada malam Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Insiden tersebut menyebabkan dua orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan di puskesmas terdekat.

Peristiwa bentrok terjadi pada Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 20.45 WIB di wilayah Desa Sukodono. Kepala Desa Sukodono, Kecamatan Panceng, Ahmad Agam Prastiyo, menegaskan bahwa kejadian tersebut merupakan aksi baku hantam antar kelompok, bukan saling lempar obor seperti yang beredar di media sosial.

“Video yang beredar itu bukan kejadian sebenarnya. Itu video lama dan tidak terkait dengan insiden yang terjadi malam takbiran kemarin,” ujar Agam, Minggu (22/3/2026).

Ia menjelaskan, sebelum kejadian pihak pemerintah desa (Pemdes) Sukodono telah mengimbau warganya untuk tidak melakukan pawai takbir keliling keluar desa demi menjaga situasi tetap kondusif. Imbauan tersebut diikuti oleh masyarakat setempat.

Baca Juga: Libur Lebaran di Gresik: Ini Daftar Film dan Jadwal Bioskop di XXI Gressmall serta CGV Icon Mall yang Bisa Dinikmati

Namun, sekitar pukul 20.30 WIB, sekelompok massa yang didominasi pemuda dari luar desa diduga masuk ke wilayah Sukodono dan memicu bentrokan dengan pemuda setempat.

“Lokasi kejadian berada di jalan desa, bukan di jalan raya seperti yang diberitakan sebelumnya,” jelasnya.

Menanggapi kejadian tersebut, Pemdes Sukodono bersama aparat keamanan langsung turun ke lokasi untuk melerai bentrokan. Situasi berhasil dikendalikan dalam waktu singkat, dan kasus ini kini ditangani oleh pihak kepolisian dari Polsek Dukun.

“Situasi saat ini sudah kondusif. Kami juga sudah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti,” tambah Agam.

Baca Juga: Gresik Mendadak Sunyi, Jalanan Kota Lengang dan Pusat Kuliner Tutup Ditinggal Pemudik

Ke depan, pihak terkait dari kedua desa, bersama unsur Polsek Dukun dan Koramil setempat, berencana menggelar mediasi lanjutan guna mencari solusi terbaik dan mencegah kejadian serupa terulang.

Sementara itu, Kapolsek Dukun AKP Slamet Priyono memastikan kondisi keamanan di wilayah tersebut telah terkendali. Mediasi awal juga telah dilakukan dengan melibatkan kepala desa dari kedua belah pihak.

“Saat ini situasi sudah kondusif. Kedua kelompok bersama kepala desa masing-masing telah melakukan mediasi,” tegasnya.

Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar di media sosial, serta tetap menjaga ketertiban dan keamanan, khususnya dalam momentum perayaan hari besar keagamaan. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#Lempar #gresik #Malam #Pemuda