RADAR GRESIK – Jajaran Satreskrim Polres Gresik berhasil mengungkap kasus pengeroyokan yang terjadi di sebuah warung kopi di Desa Kedungsumber, Kecamatan Balongpanggang.
Berbekal rekaman CCTV di lokasi kejadian, polisi mengamankan satu pemuda dari belasan pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.
Kasus pengeroyokan ini menimpa Ego Yulianto (30), warga Kabupaten Lamongan. Insiden bermula pada Rabu (14/1) malam sekitar pukul 22.30 WIB. Saat itu, korban tengah berada di warung kopi Hello Kitty.
Tiba-tiba, serombongan pemuda yang tengah berkonvoi berhenti dan memutar balik setelah melihat korban mengenakan jaket bertuliskan "Shorenk".
Tanpa alasan yang jelas, gerombolan yang diperkirakan berjumlah 12 orang tersebut langsung mengejar dan mengeroyok korban secara membabi buta. Akibatnya, korban menderita luka sobek di dagu dan kepala, serta luka lecet di tangan dan kaki.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melalui Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya, menyampaikan bahwa penangkapan ini merupakan hasil kerja keras Unit Resmob di bawah pimpinan Ipda Andi Muh. Asyraf Gunawan.
“Setelah menerima laporan, tim langsung melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya berhasil mengamankan satu tersangka,” ujar AKP Arya Widjaya, Kamis (22/1).
Tersangka berinisial DS (21), warga Kecamatan Benjeng, diringkus polisi di kediamannya pada Selasa (20/1) malam. Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa ponsel, pakaian yang digunakan saat kejadian, serta salinan rekaman CCTV yang memperlihatkan dengan jelas aksi pengeroyokan tersebut.
“Tersangka kami jerat dengan Pasal 262 KUHP tentang pengeroyokan. Saat ini masih dilakukan pendalaman dan pengembangan untuk mengejar pelaku lainnya,” tegas AKP Arya.
Selain DS, polisi kini telah menetapkan tiga orang lainnya sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO), yakni berinisial FA, RS, dan RZ.
Polres Gresik mengimbau para pelaku yang masih buron untuk segera menyerahkan diri dan menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk aksi premanisme maupun kekerasan berkelompok di wilayah Gresik. (yud/han)
Editor : Hany Akasah