Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Tiga Puskesmas Belum Layani Rawat Inap, Pemkab Gresik Siapkan Opsi Dijadikan Puskesmas Pembantu

Fajar Yuliyanto • Sabtu, 6 Desember 2025 | 03:05 WIB
Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif saat diwawancarai awak media.
Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif saat diwawancarai awak media.

RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik terus menggenjot peningkatan fasilitas kesehatan tingkat pertama. Dari total 32 Puskesmas di Gresik, sebanyak 29 Puskesmas telah berhasil menyediakan layanan rawat inap, sementara tiga lainnya masih terkendala dan belum bisa beroperasi serupa.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menjelaskan bahwa penyediaan layanan Rawat Inap di Puskesmas merupakan proses adaptasi terhadap regulasi baru yang mewajibkan sebagian kasus penyakit ditangani langsung di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

"Awalnya kita tidak siap ketika ada aturan bahwa beberapa penyakit harus ditangani di Puskesmas. Karena aturannya demikian, maka mau tidak mau Puskesmas harus memiliki layanan rawat inap. Sekarang sudah 29 Puskesmas yang berjalan,” kata Bupati.

Tiga Puskesmas yang belum dapat menyediakan layanan rawat inap adalah Puskesmas Industri, Puskesmas Dadap Kuning, dan Puskesmas Nelayan Tlogopojok. Kendala utama dari ketiga lokasi tersebut adalah keterbatasan lahan yang luas.

Menanggapi hal ini, Bupati mengemukakan opsi pengembangan alternatif. Dimana alasan tiga lokasi tersebut terkendala karena tidak memiliki lahan yang luas.

"Ini bisa dikembangkan di lahan sampingnya kalau memang mau dipindah sekalian, jika asetnya ada. Nanti bangunannya dijadikan Pustu atau Puskesmas Pembantu,” jelasnya.

Menurutnya, hadirnya Puskesmas Pembantu (Pustu) justru menjadi upaya strategis untuk memperluas akses pelayanan kesehatan tingkat pertama bagi masyarakat.

"Justru sekarang makin banyak Pustu makin baik, karena apa? Karena masyarakat tidak boleh langsung ke rumah sakit, yang boleh ke Faskes Tingkat Pertama. Semakin banyak Pustunya semakin baik dan semakin mudah diakses masyarakat,” ungkapnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, telah meresmikan delapan puskesmas yang resmi membuka layanan rawat inap. Peresmian tersebut menjadi bagian integral dari upaya Pemkab Gresik untuk memperluas akses layanan kesehatan dasar bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Dengan terus meningkatnya fasilitas, layanan, dan capaian kesehatan, Pemkab Gresik berharap kualitas hidup masyarakat semakin baik,” ujar dr. Alif saat rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Kabupaten Gresik. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#kesehatan #Wakil Bupati #fandi akhmad yani #gresik #Puskesmas #BUPATI #dokter alif