Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Dirjen Penataan Agraria Jadikan ICI 2025 Momen Tunjukkan Indonesia Siap Tumbuh Bersama

Muhammad Firman Syah • Sabtu, 14 Juni 2025 | 22:22 WIB
Redistribusi Tanah yang Clean and Clear memberi ruang nyata bagi masyarakat.
Redistribusi Tanah yang Clean and Clear memberi ruang nyata bagi masyarakat.

Jakarta – International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 bukan hanya menjadi panggung diplomasi pembangunan, tetapi juga penegasan arah baru pembangunan Indonesia yang berkeadilan.

Direktur Jenderal Penataan Agraria Kementerian ATR/BPN, Yulia Jaya Nirmawati, menyatakan bahwa Reforma Agraria kini dihadirkan bukan sebatas pemerataan aset, melainkan sebagai instrumen konkret pembangunan infrastruktur yang inklusif dan pro-rakyat.

“Kami kawal Reforma Agraria agar bukan hanya menjadi jawaban atas keadilan agraria, tapi juga sebagai solusi nyata mempercepat pembangunan infrastruktur, terutama di wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi,” tegas Yulia saat menghadiri pembukaan ICI 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (11/6).

Menurutnya, Redistribusi Tanah yang clean and clear memberi ruang nyata bagi masyarakat untuk turut terlibat dalam pengembangan wilayah, khususnya proyek infrastruktur berbasis kebutuhan rakyat.

Yulia mengapresiasi penyelenggaraan ICI 2025 sebagai forum strategis kolaborasi global yang untuk pertama kalinya digelar di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dengan kehadiran delegasi dari 26 negara.

“Ini momentum penting untuk menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya membangun fisik, tapi juga membangun keberpihakan. Kita ingin pertumbuhan yang merata, dari desa ke kota, tanpa ada yang tertinggal,” ujarnya.

Kementerian ATR/BPN, lanjut Yulia, berkomitmen menyuplai data akurat dari program Reforma Agraria guna mendukung proyek strategis nasional. Data ini menjadi pondasi perencanaan yang inklusif, sehingga pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.

Dalam kerangka besar pembangunan berkeadilan, pemanfaatan tanah hasil Reforma Agraria diyakini dapat menciptakan akses ekonomi baru, membuka peluang usaha, serta memperkuat basis kemandirian masyarakat di wilayah pinggiran.

Kementerian ATR/BPN juga mendorong kolaborasi lintas sektor dan lintas negara untuk memperkuat ketahanan infrastruktur secara sosial, ekonomi, dan ekologis.

“Momentum ICI 2025 ini adalah ruang yang tepat untuk memperkuat kerja sama. Kita ingin tunjukkan bahwa Indonesia siap tumbuh bersama, membangun bersama, dan memastikan tidak ada yang tertinggal dalam proses pembangunan ini,” imbuh Yulia.

Menutup pernyataannya, Yulia memberikan apresiasi kepada Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) atas inisiasi penyelenggaraan ICI 2025.

“Pokoknya, bravo, keren, selamat kepada Menko Infrastruktur, Pak AHY,” tutupnya.

Editor : Cak Fir
#ATR BPN #BPN GRESIK #ICI 2025 #reforma agraria