Karya Sineas Muda Gresik Tembus Layar Lebar, Film 'Aku Ingin Melihat Pelangi' Diputar di CGV

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:38 WIB
FILM: Pemutaran film pendek Aku Ingin Melihat Pelangi karya sineas muda Gresik yang sukses tayang di CGV Icon Mall Gresik. (Foto: DOK/Radar Gresik)
FILM: Pemutaran film pendek Aku Ingin Melihat Pelangi karya sineas muda Gresik yang sukses tayang di CGV Icon Mall Gresik. (Foto: DOK/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Unjuk kreativitas anak-anak Kabupaten Gresik kembali menorehkan prestasi membanggakan di dunia seni peran. Film pendek berjudul Aku Ingin Melihat Pelangi sukses menggelar pemutaran perdana (screening) di bioskop CGV Icon Mall Gresik, Minggu (23/8/2026).

Film hasil garapan CINEA Children's Acting Class ini diproduksi sebagai ruang berekspresi bagi para aktor cilik lokal berusia 5 hingga 12 tahun sekaligus memperkenalkan potensi perfilman anak yang terus tumbuh di Gresik.

Ajang pemutaran film berlangsung meriah dan dipadati ratusan penonton anak-anak serta para orang tua. Acara semakin semarak saat para pemain cilik tampil membawakan lagu tema (soundtrack) film menggunakan gaun putih dengan properti payung warna-warni.

Baca Juga: Angkat Cerita Drama Kriminal hingga Misi Konservasi Rusa Bawean, Film Lokal “Ayo Pulang” Sapa Warga Gresik

Film ini dibintangi oleh deretan talenta muda berbakat, di antaranya Assyifa Nayla Putri Fitriawan, Zahira Marzia Azzahra, Elycia Flata Kalentina, Aprillia Asyifa Mahveen, Marwa Imtiyaz Hanini, Hilda Putri Azzahra, Adreena Zea Sadiya, Khansa Naura Adila, dan Sabrina Yolandita Safitri.

Aku Ingin Melihat Pelangi mengisahkan tentang Pelangi, sosok gadis kecil usil namun selalu menghadirkan warna keceriaan di tengah keluarganya. Suasana hangat di rumah mendadak senyap dan hampa ketika Pelangi menjadi korban penculikan, memicu alur konflik yang menyentuh perasaan penonton.

Sutradara film, Vicky Firmansyah, mengungkapkan bahwa film ini lahir dari wadah CINEA Children's Acting Class yang dirancangnya sebagai sekolah akting anak pertama di Kabupaten Gresik.

Baca Juga: Sukses dengan Darah di Seragam, Sineas Gresik Gandeng Purnomo Polisi Baik Siap Garap Film Action-Komedi Ayo Pulang

Vicky tak menampik bahwa proses produksi film anak memiliki dinamika tersendiri, terutama dalam menjaga dinamika mood para pemain cilik selama pengambilan gambar.

“Kesulitannya menyesuaikan mood anak-anak. Kita tidak bisa memaksa anak-anak mengikuti kata orang dewasa, tetapi justru harus menyesuaikan mood mereka. Tantangannya bagaimana membawa dunia anak ke dalam produksi film, supaya mereka enjoy dan merasa ini bukan beban,” ujar Vicky, Minggu (23/8/2026).

Apresiasi juga disampaikan oleh akademisi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang, Novin Wibowo, yang hadir dalam sesi post screening. Menurutnya, kehadiran sekolah akting dan karya seperti ini menjadi angin segar bagi ekosistem perfilman anak di Indonesia.

Baca Juga: Gebrakan Sinema Lokal: Film Action Darah Di Seragam Karya Arek Gresik Sukses Guncang Layar Lebar CGV

“Mencetak aktor di usia belia bukan perkara mudah. Karena itu, keberadaan ruang belajar seperti CINEA Children's ini penting untuk mengembangkan potensi anak secara bertahap. Harapannya talenta-talenta muda ini bisa terus dikembangkan,” terang Novin. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
pelangi gresik cgv film Icon mall