Bank Jatim Cabang Gresik Turut Mendukung Pelestarian Budaya di Ajang Pasar Djadoel Grissee

Hany Akasah • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:25 WIB
NOSTALGIA MASA LALU : Gelaran Pasar Djadoel Grissee #5 sukses menghadirkan kemeriahan kuliner otentik khas Gresik di Atrium Gressmall. (IST/ RADAR GRESIK)
NOSTALGIA MASA LALU : Gelaran Pasar Djadoel Grissee #5 sukses menghadirkan kemeriahan kuliner otentik khas Gresik di Atrium Gressmall. (IST/ RADAR GRESIK)

RADAR GRESIK - Bagi pecinta budaya dan kuliner warisan, ajang Pasar Djadoel Grissee #5 hadir membawa pengunjung melintasi waktu ke masa lalu Gresik. Gelaran kuliner yang berlangsung selama empat hari, mulai Kamis (20/8/2026) hingga Minggu (23/8/2026) di Atrium Gress

mall ini tak sekadar memanjakan lidah dengan menu otentik, melainkan juga mengusung misi pemberdayaan ekonomi masyarakat dan kepedulian sosial.

Salah satu pendukung acara yakni Bank Jatim Cabang Gresik turut menegaskan komitmennya dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat kecil serta melestarikan nilai-nilai kebudayaan lokal.

Pemimpin Bank Jatim Cabang Gresik, Abdullah Basid, menyampaikan bahwa dukungan sponsor ini merupakan wujud nyata kepedulian perbankan daerah terhadap perkembangan usaha rakyat.

"Bank Jatim Cabang Gresik merasa bangga dapat menjadi pendukung acara dan bagian dari gelaran Pasar Djadoel Grissee #5. Dukungan ini adalah bentuk komitmen kami untuk mendorong para pelaku UMKM kuliner tradisional agar semakin naik kelas, sekaligus menjaga agar identitas kebudayaan dan cita rasa khas Gresik tetap lestari di tengah perkembangan zaman," ujar Pemimpin Bank Jatim Cabang Gresik, Abdullah Basid.

Baca Juga: Ringankan Beban Belajar Siswa, Bank Jatim Cabang Gresik Berikan Bantuan Kacamata Gratis

Pembukaan agenda bertaraf lokal ini makin istimewa dengan kehadiran jajaran tamu VIP, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Gresik Muhammad Syahrul Munir, Founder Omah Dhuafa Syaikhu Busyiri, Direktur Utama PT Dharma Graha Utama Erwin H Poedjono, serta General Manager Gressmall Erich Pramono Bangun.

General Manager Gressmall, Erich Pramono Bangun, menjelaskan bahwa ajang yang didukung oleh Bank Jatim Cabang Gresik ini dirancang untuk menjaga warisan kuliner daerah agar tak tergerus zaman.

"Pasar Djadoel bukan sekadar menghadirkan makanan tradisional, tetapi menjadi bagian dari upaya untuk menjaga cerita, rasa, dan budaya Gresik agar tetap dikenal oleh generasi sekarang dan generasi berikutnya. Kami ingin pengunjung dapat merasakan kembali suasana tempo dulu sekaligus mengenal kekayaan kuliner khas daerah," ujar Erich, Kamis (20/8).

Daya tarik utama acara terletak pada puluhan stan UMKM kuliner otentik Gresik, mulai dari makanan berat seperti Sego Krawu, Gule Obos, Lontong Romo, hingga Kupat Ketheg. Jajanan tradisional seperti Serabi, Getuk, Srawut, dan Bongko Kopyor turut disajikan bersama minuman segar khas daerah seperti Legen, Sinom, Dawet Siwalan, serta Es Gudir.

Baca Juga: Dukung Optimalisasi Pendapatan Daerah, Bank Jatim Cabang Gresik Terima Penghargaan sebagai Inovator Tapping Box di Radar Surabaya Award 2026

Founder Omah Dhuafa, Syaikhu Busyiri, menambahkan bahwa keterlibatan para pelaku UMKM kuliner ini sekaligus menjadi ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil. Lewat sinergi dengan mal modern, para pedagang tradisional mendapatkan panggung yang lebih luas untuk memasarkan produknya.

Konsep ini terbukti efektif mempertemukan lintas generasi. Bagi kalangan senior, Pasar Djadoel menjadi ajang rekreasi nostalgia kenangan masa kecil, sementara bagi generasi muda, agenda ini menjadi sarana edukasi budaya yang interaktif.

Mengusung semangat Experience a New Lifestyle, kolaborasi ini sukses menjadikan pusat perbelanjaan sebagai ruang inklusif tempat bertemunya tradisi masa lalu, gaya hidup masa kini, dan keberlanjutan bagi generasi masa depan. (nov/han)

 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
Pasar Djadoel Grissee UMKM Naik Kelas kuliner gresik gressmall Bank Jatim Cabang Gresik