Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Dorong Gaya Hidup Sehat dan Ekonomi Kreatif, Ecopark Desa Randuagung Luncurkan Komunitas Gowes & Pasar Ahad Jajanan Jadul

Fajar Yuliyanto • Senin, 1 Juni 2026 | 08:46 WIB
PUTRIO DAERAH ASLI : Mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan, Anggota DPR RI Komisi VII, Nila Yani Hardiyanti, S.I.Kom., M.I.P., mengapresiasi peluncuran Komunitas Gowes dan Pasar Ahad Jajanan Jadul di Ecopark Desa Randuagung, Gresik. (IST/ RADAR GRESIK)
PUTRIO DAERAH ASLI : Mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan, Anggota DPR RI Komisi VII, Nila Yani Hardiyanti, S.I.Kom., M.I.P., mengapresiasi peluncuran Komunitas Gowes dan Pasar Ahad Jajanan Jadul di Ecopark Desa Randuagung, Gresik. (IST/ RADAR GRESIK)

RADAR GRESIK - Suasana meriah mewarnai peluncuran Komunitas Gowes dan Pasar Ahad Jajanan Jadul yang diselenggarakan di Ecopark Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, pada Minggu (31/05).

Kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah desa dalam mendorong gaya hidup sehat, sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelestarian kuliner tradisional.

Acara peluncuran (launching) ini dihadiri langsung oleh Anggota DPR RI Komisi VII, Nila Yani Hardiyanti, S.I.Kom., M.I.P. Turut hadir pula Kepala Desa Randuagung, tokoh masyarakat, pelaku UMKM, berbagai komunitas pesepeda, serta ratusan warga yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

Baca Juga: Mudahkan Peserta, Warga Gresik Kini Bisa Cicil Tunggakan Iuran JKN hingga 36 Bulan Melalui Program Rehab

Dalam sambutannya, Nila Yani Hardiyanti menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif Pemerintah Desa Randuagung. Menurutnya, desa berhasil memadukan olahraga, pelestarian budaya kuliner, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam satu wadah kegiatan yang positif.

"Komunitas gowes dan Pasar Ahad Jajanan Jadul ini bukan hanya menjadi sarana olahraga dan rekreasi, tetapi juga wadah bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk lokal. Ini adalah langkah konkret dalam menjaga keberlangsungan jajanan tradisional yang menjadi bagian dari warisan budaya bangsa," ujar perempuan yang akrab disapa Mbak Nila tersebut.

Sebagai putri daerah asli Randuagung, Mbak Nila juga berharap dengan diresmikannya dua program ini, Ecopark Desa Randuagung dapat semakin berkembang sebagai pusat aktivitas masyarakat, destinasi wisata edukatif, serta ruang promosi utama bagi produk-produk UMKM lokal.

Sementara itu, Kepala Desa Randuagung, Khambali, menjelaskan bahwa Pasar Ahad Jajanan Jadul ini tidak hanya menjadi acara seremonial sekali lewat. Kedepannya, pasar ini akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan pada pekan kedua di kawasan Ecopark.

Baca Juga: Drama Kelahiran Nabi Muhammad Semarakkan Peringatan Maulid di SD NU Nurul Ishlah Randuagung Gresik

"Kami berharap kegiatan rutin ini dapat menjelma menjadi destinasi wisata desa yang ikonik dan menarik bagi masyarakat Gresik serta sekitarnya," tutur Khambali.

Pada gelaran perdana ini, stan-stan UMKM menyuguhkan berbagai jajanan tradisional khas Nusantara yang memicu nostalgia para pengunjung. Mulai dari kue cenil, klepon, lupis, putu, kue cucur, hingga aneka minuman tradisional pengusir dahaga habis bersepeda.

Selain memanjakan lidah dengan kuliner jadul, kemeriahan acara juga diisi dengan kegiatan gowes bersama. Rute bersepeda sengaja dirancang mengelilingi wilayah desa dan kawasan sekitar guna mengampanyekan semangat kebersamaan, kesehatan, serta kepedulian terhadap lingkungan hijau. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#Ecopark Randuagung #Gowes #UMKM #desa randuagung