Ekonomi & Bisnis Features Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kota Gresik Lifestyle Moncer Seru Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro Politika Sosial Sport & Health

Peduli Warga Bawean, Eyelink Berikan Kacamata dan Operasi Gratis

Hany Akasah • 2023-01-13 10:16:10
DETEKSI DINI: Tim Eyelink Foundation
 saat melakukan pemeriksaan mata pada
 para Lansia di Bawean Gresik.
DETEKSI DINI: Tim Eyelink Foundation saat melakukan pemeriksaan mata pada para Lansia di Bawean Gresik.

GRESIK - Ratusan anak dan lansia di Pulau Bawean mengalami gangguan penglihatan. Sebagian besar lansia di Bawean menderita gangguan penglihatan katarak & pterygium. Sedangkan anak-anak mengalami kelainan refraksi (mata minus, silinder) yang harus segera dikoreksi dengan kacamata.


Fakta ini disampaikan Direktur Operasional & Pelayanan Medis Eyelink Group dr.Uyik Unari, SpM(K) pada agenda Eyelink Conference di Hotel Horison GKB Gresik, Kamis (12/1). Berdasar hasil pemeriksaan mata gratis yang dilakukan Eyelink Foundation selama 24 – 30 November 2022 di Pulau Bawean, terdapat 296 Lansia menderita Katarak, 90 Lansia menderita Pterygium dan 135 siswa dicurigai mengalami kelainan refraksi.

“Masyarakat yang menderita Katarak, Pterygium, dan Kelainan Refraksi ini membutuhkan perbaikan penglihatan dengan segera. Bila menderita Katarak & Pterygium maka membutuhkan operasi, dan bila mengalami kelainan refraksi maka segera dikoreksi dengan kacamata yang sesuai ukuran. Karena itu, kita akan melakukan Operasi Katarak Gratis, Pterygium, dan kacamata gratis di tahun 2023 ini,” tuturnya.

Launching Baksos Kesehatan Mata Eyelink Foundation

Akses untuk periksa mata di daratan yang dinilai sulit, selain itu dokter spesialis mata juga belum ada di Bawean. Hal ini membuat Eyelink Foundation menggagas agenda bakti social kesehatan mata yang dilaksanakan secara berkala selama satu tahun (2023).

Baksos yang telah berjalan mulai dari November 2022, diresmikan pada Kamis, 12 Januari 2023 di Hotel Horison GKB Gresik. Dalam launching dihadiri dan diresmikan langsung oleh Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak melalui video conference dan Bupati Gresik yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.

Baca Juga : Ternyata Operasi Katarak Bisa Sekaligus Sembuhkan Minus

Dijelaskan bahwa agenda telah dibuka dengan pemeriksaan mata dasar yang telah dilakukan sebagai bagian dari program “Membuka Lentera Bawean” Eyelink Foundation dengan berbagai pihak. Seperti Pemerintah Kabupaten Gresik, Natamata Eyewear, Klinik Mata KMU, Perdami Jatim, IDI Gresik, Ika Unair Gresik, Kodim Gresik yang turut hadir dalam Launching “Baksos Kesehatan Mata Bawean”.

Sementara itu Direktur Eyelink Group M. Rusli, ST.MTT menjelaskan, kegiatan sosial ini fokus dalam pemberantasan kebutaan karena gangguan penglihatan dalam kurun waktu satu tahun kedepan hingga akhir Desember 2023.

“Kalau sudah ada indikasi katarak, maka harus segera dilakukan operasi katarak untuk mengembalikan kondisi penglihatan agar aktivitas tidak terhambat, dan penderita bias lebih produktif lagi. Selain operasi katarak gratis, kita juga berikan operasi pterygium gratis dan kacamata gratis bagi siswa sekolah, sebab saat ini alat bantu penglihatan yang sesuai adalah kacamata. Sementara untuk tindakan Lasik hanya bias diberikan pada usia 18 tahun keatas” jelasnya.



Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak & Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr. Mukhibatul Khusnah, M.M, mengapresiasi insiatif dan program sosial dari Eyelink Group ini. Mengingat, tindakan Operasi Katarak Gratis hingga pemberian kacamata gratis ini sangat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Bawean. "Sehingga mereka mampu meningkatkan produktivitas, dan program ini juga bisa mempercepat pemberantasan kebutaan akibat Katarak, dan gangguan penglihatan lainnya," tutur Kadineks Gresik.

Selain itu, Dewan Penasihat Eyelink Group sekaligus Menkes 2014 - 2019 Prof. Dr. dr. Nila F. Moeloek SpM(K) mengungkapkan bahwa upaya soial ini sangat berperan penting bagi kualitas hidup masyarakat. Bahkan, operasi katarak dan perbaikan penglihatan melalui tindakan yang tepat dan cepat ini mampu membantu mengurangi kerugian negara. "Masyarakat yang produktif tanpa gangguan penglihatan, mampu membuat masyarakat lebih mandiri an meningktakan taraf hiudp mereka., "Lanjutnya. Ia berhaap, semakin banyak kegiatan sosial yang berhubungan dengan kesehatan mata untuk meningkatgkan kualitas hidup terbaik dengan penglihatan yang jelas.

Tindakan Operasi Katarak ini akan dilakukan oleh dokter mata Eyelink Group selama bertahap selama 1 tahun kedepan. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang terbebas dari kebutaan akibat gangguan refraksi dengan lebih cepat.

Baca Juga : Tekan Kebutaan, Kodim 0817 Gresik Gelar Operasi Katarak Gratis

Sementara itu, Alena (12) salah satu siswa SDN 380 Tambak mengaku senang dengan adanya pemeriksaan ini. Ternyata, penglihatan yang buram sudah ia rasakan cukup lama dan mengganggu aktivitas belajarnya. “Tidak tahu kalau butuh kacamata,” celetuk warga Kepoh Teluk, Tambak Bawean ini.

Menurutnya, penglihatannya masih bias digunakan beraktivitas meski buram, maka hal ini tidak terlalu ia khawatirtkan. Hanya, saja untuk melihat jarak jauh, khususnya papan tulis sangat mengganggu. Ia bersyukur, bila sebentar lagi akan mendapat kacamata gratis sesuai ukuran. “Setelah ini bias melihat lebih jelas, belajarnya lebih enak,” ungkapnya saat di periksa di sekolahnya SDN 380 Tambak. (*) Editor : Hany Akasah
#katarak #kesehatan #Eyelink #gresik #dinas kesehatan gresik #Wagub jatim #BAWEAN