RADAR GRESIK - Bagi masyarakat Pulau Bawean, Gresik menyantap roti canai menjadi salah satu cara untuk mengobati rasa rindu kepada sanak saudara yang sedang bekerja di Negara Malaysia.
Kudapan khas Negeri Jiran ini kini telah menjadi bagian dari kuliner sehari-hari di Pulau Bawean, dan sangat mudah ditemukan di berbagai depot yang ada di Kota Gresik.
Kehadiran roti canai Bawean tak lepas dari peran para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal pulau Bawean yang bekerja di Malaysia. Terbiasa dengan cita rasa roti canai yang ada di Malaysia, mereka pun membawanya pulang ke kampung halaman dengan sedikit modifikasi.
Dari kebiasaan itulah, olahan roti yang berbahan dasar tepung terigu ini dibawa pulang ke Bawean dengan cita rasa berbeda. Berbeda, karena cara mengolah dan bahan kuah kare disesuaikan dengan lidah warga Bawean yang suka dengan makanan ikan laut.
Hasilnya, roti canai Bawean memiliki cita rasa yang lebih gurih dan khas dengan sentuhan rasa pedas dan aroma rempah yang menggoda.
Salah satu depot roti canai yang terkenal di Pulau Bawean adalah milik Mutmainah, yang terletak di kompleks Pelabuhan Sangkapura, Bawean.
Hampir semua warga Bawean mengetahui keberadaan depot roti canai ini. Selain gampang ditemukan, roti canai buatan Mutmainah sangat khas dan bahkan kata warga Bawean yang telah pulang merantau mengatakan bahwa rasanya mirip dengan roti canai yang dibuat oleh koki India yang bermukim di Malaysia.
Mutmainah, sang pemilik depot menyatakah bahwa banyaknya pembeli terkadang membuat stok cepat habis. dia membuat roti canai di rumahnya di Sangkapura baru dibawa ke depot.
"Sehari, menyediakan hanya sekitar 100 porsi roti canai. Biasanya, sore hari sudah habis." Ujar Mutmainah.
Selain roti canai, depot Mutmainah ini juga menyediakan menu lain seperti roti telur, tomyam, sop buntut, dan makanan ala Jawa lainnya. Namun, roti canai lah yang tetap menjadi menu favorit, terutama saat jam makan siang dan menjelang sore hari.
Harga roti canainya pun sangat terjangkau, yakni Hanya lima ribu rupiah saja per porsinya.
Sudarsono, seorang warga Bawean yang kini menetap di Surabaya, mengaku kepincut dengan roti canai yang dijual di warung Mutmainah.
"Kalau ada kesempatan datang ke Bawean, saya selalu mengajak keluarga untuk mampir ke depot mutmainah untuk menikmati roti canai," kata Sudarsono.
Ditambahkannya, bahwa dia selalu menyempatkan diri makan roti canai di Barat Dermaga dengan koleganya di Bawean setiap kali dia berkunjung ke Bawean.
Selain di dermaga Sangkapura, roti canai juga bisa dinikmati di depot milik Rasyik di Desa Teluk Jati, Kecamatan Tambak, Bawean. Depot Rasyik memiliki menu roti canai yang tak kalah lezat dengan depot Mutmainah.
Bagi para pecinta kuliner, mencicipi roti canai Bawean adalah pengalaman yang tak boleh dilewatkan. Perpaduan rasa dan tekstur yang unik dari roti canai Bawean dijamin akan memanjakan lidah Anda. (Dhe/Han)
Editor : Hany Akasah