Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Rahasia Lezatnya Lempang Lempung Pisang, Kuliner Unik dari Gresik, Perpaduan Pisang Hampir Busuk dan Adonan Istimewa!

Hany Akasah • Senin, 22 April 2024 | 22:01 WIB
Rahasia Lezatnya Lempang Lempung Pisang, Kuliner Unik dari Gresik
Rahasia Lezatnya Lempang Lempung Pisang, Kuliner Unik dari Gresik

RADAR GRESIK - Lempang lempung memang memiliki beberapa kesamaan dengan pisang goreng, namun terdapat perbedaan yang cukup signifikan. Perbedaan utamanya  terletak pada kondisi pisang yang digunakan.

Pisang goreng umumnya menggunakan pisang yang setengah matang atau matang, sedangkan lempang-lempung justru menggunakan pisang kepok yang sudah kelewat matang dan hampir busuk. Hal ini dikarenakan tekstur pisang yang hampir busuk akan lebih mudah dihaluskan dan menghasilkan rasa yang lebih manis dan legit untuk dijadikan lempang lempung.

Abdullah, salah seorang pedagang lempang lempung di Kota Gresik mengungkapkan bahwa lempang-lempung harus menggunakan pisang kepok yang sudah kelewat matang dan hampir busuk, karena bentuk pisang yang dijadikan isi lempang-lempung berbeda dengan pisang goreng.

"Untuk lempang lempung biasanya buah pisang dibentuk suwiran seperti halnya membuat daging nasi krawu, agar tidak terlalu terasa di lidah karena pisangnya hampir busuk." Ucap Abdullah.

Dikatakannya, selain pisang yang disuwir, adonannya yang dibuat lebih manis daripada pisang goreng sehingga membuat rasa pisang yang ada di dalamnya hilang sama sekali.

"Jadi hanya aromanya saja yang bisa dirasakan dari pisang tersebut," kata pria berusia 32 tahun ini.

untuk membuat lempang lempung tidaklah terlalu sulit. Hanya perlu menyediakan pisang kepok yang sudah kelewat matang. Kemudian, bahan untuk adonannya hanya berupa tepung terigu, tepung beras, gula pasir, garam, telur dan santan.

"Saat ini cari pisang yang hampir busuk itu yang paling susah," terang Abdullah.

Selanjutnya, pisang dikupas kulitnya kemudian dipotong suwir-suwir atau kotak-kotak juga tidak masalah. Kemudian, bahan-bahan adonan dicampur jadi satu dan dikocok hingga tercampur secara rata.

"Setelah minyaknya cukup panas, pisang yang telah dilumuri adonan kemudian digoreng hingga warnanya sedikit kuning kehitaman karena gula pasirnya cukup banyak," tandas pria yang memiliki satu anak ini.

Ia menambahkan, keberadaan lempang lempung ini sudah cukup lama dan banyak ditemukan di warung-warung di kampung Giri, Gresik.

Baca Juga: Petis dan Gula Arennya Khas, Kuliner Rujak Paciran yang Rasanya Tiada Duanya

"Tradisi makan lempang lempung sudah lama ada, dan biasanya dimakan sambil minum kopi. Harga untuk satu buah lempang lempung hanya seribu rupiah saja" Imbuh Abdullah 

Sementara itu, Bram (40), salah satu pelanggan mengaku sangat suka menyantap lempang- lempung sambil minum kopi. Sebab, makanan ini sudah ada sejak dirinya kecil dan sering dihidangkan orang tua.

"Lempang-lempung ini beda dengan pisang goreng dan hanya ada di kampung Giri," kata Bram (Jel/Han).

Editor : Hany Akasah
#adonan #pisang #gresik #Lempang lempung #busuk