Dari kelima dokter itu, per awal September ini Rumah Sakit tipe D itu. Kedatangan tiga dokter spesialis yang sebelumnya dilakukan lowongan perekrutan. Dokter spesialis anestesi, spesialis penyakit dalam dan spesialis kandungan.
Dirut RSUD Umar Masud Bawean dr Didik Hariyanto mengatakan dengan datangnya tiga dokter spesialis di rumah sakit tersebut. Ketiganya didatangkan dari rekomendasi Pusat dari hasil perekrutan bulan lalu. “Masa kontrak ketiga dokter itu satu tahun. Mulai hari ini Senin (5/9) ini,” ujarnya, Senin (5/9).
Ditambahkannya, para dokter akan memperoleh dua insentif. Insentif daerah dan pusat. “Insentif daerah (Insenda) Rp 40 juta, pusat Rp 28 juta. Total Rp 68 Juta satu bulan untuk dokter spesialis di Bawean,” jelasnya.
dr Didik mengungkapkan rencanya semua dokter spesialis akan direkomendasikan dari Pemerintah Pusat. Mengingat Pulau Bawean Kabupaten Gresik sudah dikenal. Bahkan mulai banyak yang minat untuk berdinas di pulau tersebut. Disamping itu, pihaknya juga menunggu keputusan perbup baru yang mengatur tata kelola RSUD Umar Masud guna menambah fasilitas, pelayanan dan dokter di Bawean. “Kalau nanti Perbup sudah selesai, kami akan buka beberapa fasilitas kesehatan lainnya di RSUD Umar Masud. Minta doa dan dukungan masyarakat Bawean,” ungkapnya.
Baca juga : Insentif Naik, Dokter Antre Tugas di RS Umar Masud
Diketahui, untuk dokter spesialis kandungan sejak maret 2022 masa kontrak habis, sedangkan dua spesialis lainnya anestesi dan penyakit dalam, pada Agustus kemarin habis masa kontraknya. Untuk dua dokter spesialis lainnya anak dan bedah akan berakhir masa kontrak awal tahun depan 2023.(yud/han) Editor : Hany Akasah