RADAR GRESIK – Kebun Percontohan Departemen Riset Petrokimia Gresik dibanjiri ribuan pengunjung dalam gelaran Petro Agrifood Expo (PAE) 2026. Ajang tahunan ini menjadi sarana wisata edukasi favorit bagi masyarakat yang ingin merasakan langsung pengalaman memetik buah dan sayur segar di area perkebunan.
Hasan, salah seorang warga asal Kecamatan Kebomas, menyampaikan bahwa momen ini dimanfaatkan oleh banyak keluarga untuk berekreasi. Sejumlah pengunjung tampak memboyong anak-anak hingga pasangan mereka untuk menikmati suasana alam di tengah kota.
"Ini jadi sarana mengenalkan dunia pertanian ke anak sekaligus mengisi hari Minggu. Sangat bagus sebagai alternatif kegiatan luar ruangan agar anak-anak tidak melulu bermain ponsel," ujar Hasan.
Selain berbelanja hasil panen segar, para pengunjung juga mendapatkan kesempatan melihat dari dekat penerapan teknologi pertanian modern yang dikembangkan oleh Petrokimia Gresik.
Ketua Panitia Petro Agrifood Expo 2026, Tri Utami, menjelaskan bahwa pembukaan kebun percontohan bagi masyarakat umum ini bertujuan mendekatkan dunia pertanian kepada publik sekaligus menumbuhkan minat generasi muda terhadap sektor agribisnis.
"Pada hari ketiga ini, kami membuka area Kebun Percobaan untuk masyarakat umum yang ingin merasakan euforia memetik buah dan sayuran segar langsung dari lahan. Harapannya, kegiatan ini mampu menularkan semangat berbudidaya sehingga melahirkan penerus di sektor pertanian demi kemajuan Indonesia," jelas Tri Utami.
Beragam komoditas unggulan hasil budidaya disajikan untuk dipetik langsung oleh pengunjung, mulai dari melon golden, semangka, hingga aneka sayuran seperti sawi, terung, jagung manis, berbagai jenis labu, serta jagung pulut yang relatif jarang ditemui di pasar konvensional.
Tidak hanya hasil tani, pengunjung juga dapat membeli ikan segar seperti nila dan gurami, hingga aneka bibit tanaman seperti cabai.
"Kegiatan petik buah tahun ini menghadirkan pilihan komoditas yang lebih beragam dibanding tahun sebelumnya. Selain varietas melon, hadirnya semangka dan jagung pulut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat," pungkasnya. (jar/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik