Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Gresik Jadi Tujuan Utama Hilirisasi, Gus Yani Resmikan Pembangunan Pabrik Amonium Nitrat

Hany Akasah • Jumat, 8 Mei 2026 | 22:41 WIB
Gresik kian kokoh jadi magnet investasi, Gus Yani hadiri groundbreaking proyek strategis di kawasan maspion. (Ist/Radar Gresik)
Gresik kian kokoh jadi magnet investasi, Gus Yani hadiri groundbreaking proyek strategis di kawasan maspion. (Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Posisi Kabupaten Gresik sebagai pusat pertumbuhan industri berbasis hilirisasi di Jawa Timur semakin tidak tergoyahkan.

Hal ini ditandai dengan kehadiran Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, dalam prosesi groundbreaking proyek Nitrate Complex PT Bara Blasting Perkasa di Kawasan Industri Maspion, Jumat (8/5).

Proyek petrokimia strategis ini diproyeksikan menjadi penggerak baru ekonomi daerah. Selain memproduksi bahan peledak industri untuk sektor pertambangan dan konstruksi, fasilitas ini juga akan memproduksi pupuk NPK untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Baca Juga: Wujudkan Operasional Pelabuhan Aman, TPK Berlian Latih 835 TKBM Tanjung Perak Lewat Refreshment K3

Bupati Yani menegaskan, keputusan investor untuk terus memperluas ekspansi di Gresik adalah bukti nyata bahwa iklim investasi di wilayahnya sangat kompetitif, aman, dan dipercaya.

“Dua testimoni yang kita dengar hari ini sangat luar biasa; bahwa Gresik aman dan Gresik menjadi tujuan investasi. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami. Kami berharap investasi ini menghadirkan multiplier effect, terutama peluang kerja bagi generasi muda Gresik yang memiliki kompetensi,” ujar Bupati Yani.

Senada dengan Bupati, CEO Maspion Group, Alim Markus, mengapresiasi stabilitas keamanan di Gresik. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pelaku usaha adalah modal utama pertumbuhan industri berkelanjutan.

Baca Juga: Bea Cukai Gresik Gerebek Gudang Cerme, Tangkap Enam Orang Amankan 5,8 Juta Batang Rokok Ilegal

“Kondisi makro di kawasan ini sangat baik. Stabilitas dan keamanan yang terjaga menjadi modal utama agar investasi dapat tumbuh berkelanjutan dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tutur Alim Markus.

Direktur Utama PT Bara Blasting Perkasa, Mei Suryawan, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan ekspansi strategis kedua perusahaan di Gresik. Pabrik ini bertujuan mengurangi ketergantungan impor bahan peledak dan pupuk.

“Kami ingin Indonesia menjadi tuan rumah bagi produk industrinya sendiri. Proyek ini tidak hanya mendukung ketahanan energi dan pangan, tapi juga berdampak pada peningkatan PAD, penyerapan tenaga kerja, hingga penguatan aktivitas pelabuhan di Gresik,” jelas Mei.

Baca Juga: Muswil Persatuan Insinyur Indonesia Jatim Digelar Besok, Ini Harapan dan Cita-cita Besar PII Gresik

Saat ini, progres pembangunan fisik proyek telah mencapai sekitar 33 persen. Pihak perusahaan berkomitmen menyelesaikan pembangunan tepat waktu dengan standar keselamatan kerja yang ketat.

Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Gresik, perwakilan Binmas Polda Jatim, tokoh agama, serta jajaran komisaris PT Bara Blasting Perkasa.

Momentum ini sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menghadirkan ekosistem industri yang matang namun tetap memperhatikan kualitas sumber daya manusia lokal. (rir/han) 

Editor : Hany Akasah
#maspion #gresik #jawa timur #manyar #gus yani