Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Resmikan Pasar Tematik Sidayu Gresik, Mendag Budi Santoso Borong Sembako dan Dorong Digitalisasi Pasar

Fajar Yuliyanto • Jumat, 10 April 2026 | 19:57 WIB
Borong: Mendag Budi Santoso saat memborong sejumlah bahan pokok di Pasar Pahing Sidayu, Gresik, Jumat (10/4). (Fajar/Radar Gresik)
Borong: Mendag Budi Santoso saat memborong sejumlah bahan pokok di Pasar Pahing Sidayu, Gresik, Jumat (10/4). (Fajar/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Suasana Pasar Industri Tematik Sidayu, atau yang akrab disapa Pasar Pahing, mendadak riuh pada Jumat (10/4).

Menteri Perdagangan Republik Indonesia (Mendag), Budi Santoso, hadir langsung untuk meresmikan pasar kebanggaan warga Gresik Utara tersebut setelah tuntas direvitalisasi pasca-kebakaran beberapa tahun silam.

Dalam kunjungannya, Mendag tidak hanya melakukan seremonial, tetapi juga memborong sejumlah bahan pokok seperti telur, cabai, sayur, hingga minyak goreng dari lapak pedagang.

Baca Juga: Stadion Gejos Jadi Venue Piala AFF U-17, Polres Gresik Terjunkan 450 Personel Pengamanan

“Berapa harga telur ini Bu? Saya beli semua nanti dibagikan ya,” tanya Mendag saat menyambangi salah satu lapak. Aksi spontan ini pun disambut sorak gembira oleh warga yang berada di lokasi.

Didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Asluchul Alif, Mendag meninjau bangunan pasar yang direkonstruksi menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kemendag TA 2025 senilai Rp30 Miliar.

Budi Santoso menekankan bahwa pasar rakyat harus bertransformasi agar tetap relevan di era digital.

Baca Juga: Polres Gresik Selidiki Skandal SK ASN Palsu, Korban Sempat Masuk Kerja dan Ikut Apel

“Pasar harus bersih, maka harus berkolaborasi dengan berbagai pihak terutama Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Pasar juga harus mengikuti teknologi, karena saat ini eranya sudah serba online,” tegas Mendag Budi Santoso.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani), mengungkapkan rasa bangganya atas selesainya pembangunan pasar yang juga merupakan kawasan cagar budaya ini. Ia menyebut Pasar Sidayu memiliki nilai religiusitas yang sangat kental dan sulit ditemukan di tempat lain.

“Sampai sekarang pedagang di pasar ini masih banyak yang berjualan sambil deres (membaca) Al-Qur'an. Karena di wilayah Sidayu ini memang banyak penghafal dan pondok pesantren,” kata Gus Yani.

Baca Juga: Kebijakan WFH ASN Mulai Diterapkan, Dewan Minta Masyarakat Terlibat Dalam Pengawasan

Ia berharap identitas religius ini tetap terjaga meski fasilitas pasar sudah semakin modern dan nyaman.

Ketua Komisi II DPRD Gresik, Wongso Negoro, yang turut hadir dalam peresmian memberikan catatan terkait pengelolaan pasca-peresmian. Sebagai pasar wisata, aspek kenyamanan dan keamanan harus menjadi prioritas utama.

“Mudah-mudahan pasar ini membuat Gresik nyaman. Terkait masalah limbah atau sampah, harus dikelola dengan baik antara sampah plastik dan organik. Tujuannya, pengelolaan sampah yang benar bahkan bisa menambah pemasukan bagi pengelola pasar,” pungkas Wongso.

Baca Juga: Respons Cepat Penipuan ASN, Pemkab Gresik Dampingi Korban dan Siap Seret Oknum ke Ranah Hukum

Revitalisasi Pasar Sidayu ini diharapkan mampu memutar roda ekonomi UMKM di wilayah utara Gresik sekaligus menjadi destinasi wisata belanja yang bersih dan berdaya saing tinggi. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#fandi akhmad yani #gresik #Mendag #peresmian #pasar sidayu