RADAR GRESIK - Bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto yang disalurkan kepada ratusan tukang becak lanjut usia di Kabupaten Gresik memiliki nilai sekitar Rp 22 juta per unit. Dengan total 200 unit yang dibagikan, nilai bantuan yang diterima Kabupaten Gresik mencapai kurang lebih Rp 4,4 miliar.
Hal tersebut diungkapkan Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan.
Ia menjelaskan bahwa becak listrik tersebut diproduksi oleh PT Pindad dan disalurkan melalui Yayasan GSN ke berbagai daerah di Pulau Jawa, termasuk Jawa Timur dan Jawa Tengah.
"Harga satu unit becak listrik ini sekitar Rp 22 juta. Untuk Gresik totalnya sekitar Rp 4,4 miliar. Program ini bukan hanya untuk satu daerah, tetapi dibagikan ke berbagai kabupaten sebagai bentuk kepedulian Presiden kepada tukang becak lansia,”katanya.
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi atas bantuan dari Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, program becak listrik ini tidak hanya membantu kesejahteraan tukang becak, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah.
"Ini bisa menjadi contoh dan inspirasi kami. Ke depan, jika ada program CSR perusahaan, bisa diarahkan untuk pengadaan becak listrik melalui PT Pindad,"ujarnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik juga menyiapkan dukungan infrastruktur. Salah satunya dengan bersinergi dengan PLN untuk membangun stasiun pengisian daya listrik di fasilitas umum seperti pasar tradisional dan alun-alun kota.
"Untuk plat nomor becak nanti kami koordinasi dengan Pak Kapolres dan Satlantas untuk memberikan dukungan, baik itu jalur maupun keselamatannya. Kami pesan untuk dijaga dan dirawat,”tutupnya. (Jar)
Editor : Hany Akasah