RADAR GRESIK – Segmen masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) kini kembali mendapat angin segar dengan hadirnya hunian terjangkau di Gresik.
Pengembang properti PT. Bumi Lingga Pertiwi (BLP) secara resmi meluncurkan proyek perumahan terbarunya, The OASE, di kawasan Gresik Kota Raya (GKR), Desa Indrodelik, Kecamatan Bungah, Gresik.
Proyek ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam membangun 3 juta rumah subsidi nasional.
The OASE dibangun di atas lahan seluas sekitar 4 hektar dan direncanakan memiliki total 348 unit rumah tipe 25/60. Proyek ini secara khusus menyasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan generasi muda yang ingin memiliki rumah pertama.
Achmad Zainul Arief, Manager Marketing PT BLP Gresik, menjelaskan bahwa The OASE hadir sebagai solusi hunian yang terjangkau.
“Kami menghadirkan hunian yang bisa dijangkau kalangan muda dan MBR. The OASE termasuk kategori rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), dan mendukung program 3 juta rumah pemerintah,” kata Arief saat peresmian di kantor BLP Gresik, Sabtu (8/11).
Untuk tahap pertama, BLP membuka pemesanan sebanyak 93 unit rumah. Dengan luas bangunan 25 meter persegi di atas lahan 60 meter persegi, The OASE ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 166 juta dengan cicilan mulai Rp 1 jutaan per bulan. Pembeli yang memenuhi persyaratan juga akan mendapatkan fasilitas bebas PPN.
Meskipun menyasar segmen MBR, The OASE diklaim memiliki lokasi strategis dan dilengkapi fasilitas dasar yang memadai.
Mulai fasilitas dasar meliputi jalan paving lebar, jaringan listrik PLN, air bersih mandiri, taman, saluran air, pos keamanan, hingga bangunan serbaguna.
Hingga aksesibilitas yang hanya sekitar 15 menit dari kawasan industri JIIPE dan rencana Exit Tol KLBM, 20 menit dari Exit Tol Manyar, serta 25 menit dari kawasan Gresik Kota Baru (GKB).
"Kawasan ini masuk dalam pengembangan Gresik Kota Raya, yang nantinya akan menjadi kawasan mandiri dengan berbagai sektor pengembangan,” ucap Arif.
Arief mengakui bahwa pertumbuhan properti saat ini masih relatif lambat dibandingkan masa sebelum pandemi. Namun, dengan adanya stimulus pemerintah seperti pembebasan PPN dan program subsidi bunga KPR, pengembang tetap optimistis permintaan rumah akan meningkat.
Optimisme ini terbukti saat peluncuran perdana The OASE mendapat sambutan positif. Tercatat, lebih dari 25 calon pembeli langsung melakukan pemesanan pada saat peresmian. (jar/han)
Editor : Hany Akasah