RADAR GRESIK- PT Freeport Indonesia buka membuka peluang karier bagi lulusan sarjana (S1) di bidang Pertanian, Ilmu Lingkungan, atau pendidikan yang tertarik bekerja di sektor pertambangan.
Saat ini, perusahaan tersebut mencari kandidat untuk posisi Enviroment -Coordinator, program Development & communication, yang membutuhkan pengalaman minimal 3 tahun dalam pengelolaan program lingkungan.
PT Freeport Indonesia, anak perusahaan dari Freeport-McMoRan dan mining industry Indonesia (MIND ID), merupakan perusahaan tambang yang berfokus pada ekstraksi mineral seperti tembaga, emas, dan perak. Konsentrat yang di hasilkan oleh perusahaan ini dipasarkan ke berbagai negara serta ke smelter dalam negeri, PT Smelting.
Selain itu pelamar juga diharapkan mampu memberikan masukan mengenai program pendidikan lingkungan, alat komunikasi yang tepat, dan materi pengembangan kurikulum lingkungan.
Dilansir dari halaman resmi PT Freeport Indonesia Rabu, 11 September 2024 mengenai persyaratan dan cara mendaftar lowongan kerja, yaitu:
1. S1 dibidang pertanian atau Ilmu Lingkungan atau pendidikan setidaknya 3 tahun pengalaman kerja di berbagai program management lingkungan
2. Kompetensi inti (pengetahuan, keterampilan, karakter)
- memiliki pengalaman dalam bidang 3R
- memiliki kemampuan berpikir kreatif dan inovatif
- memiliki keterampilan presentasi yang baik
- memiliki kemampuan dalam manajemen proyek
- memiliki keterampilan dalam mempengaruhi dan memotivasi orang lain
- kompetensi standar dan wajib lainnya
Tanggung jawab pekerjaan:
1. Memberikan masukan mengenai program pendidikan spa aja yang dapat dilaksanakan dan apa aja sasaran masyarakat dalam pelaksanaannya
2. Memberikan masukan untuk alat komunikasi lingkungan yang akan digunakan oleh kelompok lain
3. Memberikan masukan materi yang akan digunakan untuk pengembangan kurikulum lingkungan
Jika anda memenuhi persyaratan dan tertarik untuk mendaftar, aplikasi dapat dilakukan secara online melalui situs resmi PT Freeport Indonesia (https://www.careers-page.com/freeportindonesia) hingga 23 September 2024.(qnf/han)
Editor : Hany Akasah