RADAR GRESIK-Kehadiran sebuah perusahaan di kota Pudak tentu memberikan effect yang cukup besar bagi perekonomian kota. Mulai dari tumbuhnya aktivitas perdagangan dan jasa serta terbukanya lapangan pekerjaan baru. Namun tidak jarang, hadirnya sebuah perusahaan justru dimanfaatkan oleh sebagian oknum nakal untuk mengeruk keuntungan pribadi dengan cara melakukan penipuan.
Seperti yang belakangan terjadi, masyarakat Gresik sering dibingungkan dengan adanya lowongan pekerjaan abal-abal yang mengatasnamakan PT Freeport Indonesia. Tidak jarang, lowongan tersebut bahkan terlihat meyakinkan lantaran komunikasi dilakukan melalui email yang selaras dengan nama perusahaan.
Radar Gresik menerima banyak keluhan dari masyarakat yang menjadi korban rekruitmen abal-abal yang mengatasnamakan PT Freeport Indonesia pada Rabu (03/03) kemarin.
Dalam dokumen tahapan seleksi, sang penipu yang diduga berada di luar kota itu mengirimkan sejumlah email yang berisikan keterangan bahwa sang pelamar lolos tahap seleksi administrasi. Sepintas bagi orang awam, tampilan dokumen elektronik yang dikirimkan ini cukup meyakinkan dimana pada bagian atas ada logo perusahaan lengkap dengan tanda tangan pimpinan dan nama-nama peserta yang lolos seleksi administrasi.
Salah satu pelamar kerja yang nyaris menjadi korban penipuan, Moch Zaeid warga Desa Ambeng-ambeng Kecamatan Duduksampeyan mengatakan, pada awalnya dia meyakini jika dirinya lolos dalam tahap seleksi administrasi PTFI. Namun keyakinannya berubah lantaran dia diminta menyetor sejumlah uang dengan dalih pembelian tiket pesawat.
"Karena saya khawatir ini palsu makanya saya datang ke Kantor Radar Gresik untuk meminta informasi ini. Saya bingung harus menanyakan hal ini kepada siapa," kata Zaeid.
Tidak lama berselang tim Radar Gresik mencoba melakukan konfirmasi atas dokumen elektronik yang disampaikan kepada perwakilan PT Freeport Indonesia. Melalui Staff Korporat Komunikasi, PT Freeport Indonesia yang bertugas di Gresik, Agita Offi menyatakan jika dokumen elektronik perihal informasi tahapan seleksi itu palsu alias Hoax.
Pihaknya menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Gresik perlu ekstra hati-hati dan waspada banyaknya rekruitmen palsu yang mengatasnamakan PT Freeport Indonesia. Dia mengingatkan, rekruitmen resmi PTFI hanya berada di web perusahaan. (fir/han)
Editor : Hany Akasah