Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

DP World Dubai Investasi di Manyar, Selangkah Lagi Gresik Punya Terminal Peti Kemas Bertaraf Internasional

Muhammad Firmansyah • Rabu, 4 Oktober 2023 | 01:57 WIB

 

 

GRESIK SEMAKIN MAJU: Kepala KSOP Gresik, Hotman Siagian melakukan penandatangan Perjanjian Konsesi bersama Direktur PT Pelabuhan Indonesia Maspion Oei Marianus yang disaksikan Menhub Budi Karya Sumard
GRESIK SEMAKIN MAJU: Kepala KSOP Gresik, Hotman Siagian melakukan penandatangan Perjanjian Konsesi bersama Direktur PT Pelabuhan Indonesia Maspion Oei Marianus yang disaksikan Menhub Budi Karya Sumard

 

 

GRESIK- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendukung penuh kolaborasi Maspion Group dengan DP World Dubai untuk memulai pembangunan Terminal Peti Kemas berkapasitas 3 Juta TEUs di Kecamatan Manyar.

Dimulainya pembangunan terminal ini ditandai dengan dilakukannya Penandatanganan Perjanjian Konsesi Pelabuhan dan Peluncuran Proyek Terminal Peti Kemas Gresik.

“Indonesia kini terus menjadi negara tujuan para investor global, khususnya di bidang infrastruktur. Kemitraan ini diharapkan akan mempercepat kemajuan perekonomian nasional,” ujar Menhub Budi Karya Sumardi.

 

Terminal Peti kemas Gresik akan menjadi terminal kelas dunia yang berfungsi strategis sebagai jalur perdagangan penting yang menjembatani perusahaan Indonesia dengan pasar regional dan global.

Pada kesempatan yang sama, Group Chairman dan CEO DP World Dubai Sultan Ahmed Bin Sulayem menjelaskan, kemitraan ini diharapkan menjadi investasi yang berpeluang membuka konektivitas perdagangan yang lebih besar dan memperluas jaringan pelabuhan dan logistik global yang telah dimiliki DP World.

“Kami menawarkan solusi menyeluruh kepada pelanggan kami dalam rangka meningkatkan ketahanan rantai pasok,” kata Sultan Ahmed Bin Sulayem.

 

Sementara itu, Chairman dan CEO Maspion Group Alim Markus mengatakan, kemitraan ini sebagai wujud komitmen Maspion Group untuk berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan dengan memanfaatkan sejumlah peluang investasi, yang dapat meningkatkan pertumbuhan fiskal negara.

“Ini merupakan bukti kuat bagaimana kedua perusahaan dengan didukung oleh pemerintah, bersama-sama mengembangkan infrastruktur di Jawa Timur. Hal sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Kami optimis dengan prospek dan dampak ekonomi jangka panjangnya,” tegas Alim Markus.

Dalam perjanjian konsesi ini, pemerintah memberikan hak konsesi kepada PT Pelabuhan Indonesia Maspion untuk melakukan kegiatan pengusahaan Terminal Peti Kemas di Gresik, Jawa Timur.

Total nilai aset yang dikonsesikan senilai Rp 109,51 triliun dengan masa konsesi selama 71 tahun dengan fee konsesi sebesar 3 persen.

Ditemui terpisah, Kepala KSOP II Gresik, Hotman Siagian menyebut perkembangan perekonomian di Jawa Timur khususnya Kabupaten Gresik akan semakin pesat seiring dengan keberadaan Terminal Peti Kemas Maspion.

 

"Gresik sudah masuk dalam kuota pelabuhan internasional. Semua ini berkat sinergi bersama antar semua pihak," kata Hotman disela-sela peresmian tempat istirahat Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan Gresik. (fir/han)

Editor : Hany Akasah
#logistik #maspion #gresik #perdagangan #Pasar #DP World Dubai #investor #terminal peti kemas #ceo #Dunia