Kunjungan ke GI Bungah dipimpin langsung oleh General Manager PLN UID Jawa Timur, Agus Kuswardoyo beserta jajaran UID Jatim. Tidak ketinggalan manajemen PLN Pusmanpro dan Manajemen PLN UP3 Gresik juga ikut dalam agenda.
Pada kesempatan itu, General Manager PLN UID Jawa Timur, Agus Kuswardoyo mengatakan, guna menyuplai proyek strategis nasional (PSN) KEK JIIPE, pihaknya membangun backfeeding menggunakan Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM) 20 kV dari GI Manyar yang disalurkan ke GI Bungah untuk di-step-up ke 150 kV.
"SKTM ini terdiri dari 3 penyulang yaitu Indosat, Ujungpangkah, dan Betoyo serta telah beroperasi sejak tanggal 25 Agustus 2023," kata Agus.
Dikatakan, kebutuhan daya di kawasan ini sebesar 30 MVA merupakan kebutuhan dari PT Freeport Indonesia dan tenan lainnya. Daya ini akan terus bertambah secara bertahap dengan total daya 360 MVA yang ditargetkan menyala pada 2025 mendatang.
"Pembangunan GI Bungah diiringi dengan pembangunan 8 jalur penyulang yang mensuplai wilayah PLN ULP Giri dan ULP Sidayu. Selanjutnya, sebagian beban penyulang di GI Manyar akan dialihkan ke GI Bungah sekitar 25,89 MW untuk perbaikan mutu tegangan di Wilayah Bungah dan Manyar," tandasnya.
Di tempat sama, PLH Manager PLN UP3 Gresik, Aulia Kurniawan menuturkan pengecekkan infrastruktur ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pasokan listrik di KEK JIIPE Gresik.
"Kami siap untuk mensupply listrik di KEK JIIPE Gresik sebagai bentuk dukungan kami pada pertumbuhan iklim investasi di Kabupaten Gresik," tegasnya. (fir/han)
Editor : Hany Akasah