GRESIK - Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memberikan penghargaan pada perusahaan yang patuh dalam menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Apresiasi tersebut diberikan karena kepatuhan dalam menyampaikan LKPM bisa digunakan sebagai pijakan dalam mengukur pertumbuhan ekonomi dan investasi di kota Santri.
Penyerahan penghargaan dikemas lewat acara Investor Gathering dengan tema "Fasilitasi Kemudahan Perizinan Berusaha dalam rangka meningkatkan ekosistem dan investasi". Acara yang digelar di Ballroom Hotel Horison GKB itu diikuti lebih dari 70 perusahaan Usaha Menengah Kecil (UMK) hingga skala atas atau Non UMK.
Ada 4 kategori penghargaan yang diberikan pada acara ini. Meliputi perusahaan yang patuh dalam menyampaikan LKPM 2022 dianugerahkan pada PT Nankai Indonesi dan PT Parna Maspion Indonesia. Perusahaan Usaha Menengah Kecil (UMK) dengan realisasi investasi tertinggi yakni CV Pawon Cabe dan UD Selebriti.
Perusahaan skala menengah atas atau Non UMK dengan investasi tertinggi yakni PT Global Amines Indonesia (Wilmar Grup) dan PT Eco Prima Energi. Serta perusahaan dengan realisasi investasi tertinggi sepanjang 2021 dan 2022 diberikan kepada PT Freeport Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Kepala DPMPTSP Pemkab Gresik, Agung Endro Dwi Setyo Utomo mengatakan, penyampaian LKPM menjadi sebuah hal yang penting bagi pihaknya dalam mengukur kinerja investasi daerah.
"Kepatuhan perusahaan dalam menyampaikan LKPM bisa menjadi pijakan bagi pimpinan pemerintahan dalam menentukan arah kebijakan," kata Agung.
Baca Juga: Disegel DPMPTSP Gresik, Reklame di GKB Akhirnya Dibongkar Pemilik
Dijelaskan, prestasi investasi Kabupaten Gresik ini bisa dicapai lantaran upaya kolektif baik investor, pemerintah, maupun masyarakat. Dirinya juga mengajak perusahaan/investor tidak ragu-ragu dalam berinvestasi di Kabupaten Gresik.
"Silahkan datang dan berinvestasi di Kabupaten Gresik. Tidak perlu ragu-ragu lagi, karena Kabupaten Gresik adalah surganya investasi," tegas Agung.
Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, yang hadir dalam kegiatan menegaskan bahwa Kabupaten Gresik sangat terbuka dengan investor. Tidak hanya lantaran ekosistem yang sudah tertata, Wabup juga menjelaskan jika Pemkab Gresik melalui DPMPTSP akan memberikan kemudahan dalam prosesnya.
Baca Juga: Optimalkan PAD, DPMPTSP Gresik Ajak Bumdes Lengkapi Perizinan Berusaha
"Lewat acara ini, kita menjalin komunikasi yang baik dengan perusahaan. Sehingga kedepan akan memberikan dampak yang baik dalam menciptakan perkembangan dan iklim investasi yang kondusif. Dengan begitu diharapkan perekonomian akan tumbuh pesat dan kesejahteraan masyarakat Gresik kian meningkat," ujar Aminatum Habibah.
Ditekankan oleh Bu Min, bahwa prinsip kemudahan harus benar-benar dilaksanakan di lapangan. Sehingga siapapun yang datang di Kabupaten Gresik untuk berinvestasi, tidak mengalami kesulitan.
"Saya tidak mau mendengar, bahwa karena izinnya yang kesulitan ada investor yang tidak jadi berinvestasi di Kabupaten Gresik," tegasnya.
Baca Juga: Percepat Investasi, DPMPTSP Gresik Luncurkan Loket Khusus PBG dan SLF
Pada kesempatan yang sama, PT. Freeport Indonesia menerima penghargaan sebagai perusahaan dengan capaian realisasi investasi tertinggi tahun 2021 dan 2022. Tidak main-main, total realisasi investasi yang sudah dibukukan tahun 2021 dan 2022 mencapai lebih dari Rp 24 triliun rupiah.
Penghargaan juga diberikan kepada Kecamatan Bungah dan Kecamatan Manyar. Kedua kecamatan ini menjadi dua kecamatan dengan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) terbanyak pada tahun 2022. (*/fir)
Editor : Hany Akasah