Dalam kesempatan itu, Ketua Pengurus K3PG, Awang Djohan Bachtiar mengatakan, Eau Mineral merupakan produk air mineral kedua yang dipasarkan K3PG. Sebelumnya koperasi juga sudah memasarkan K-mineral sebagai bagian dari bisnis koperasi.
"Eau Mineral dengan produk yang sebelumnya kami pasarkan memiliki segmen yang berbeda. Karena produk terbaru ini menyasar pasar premium," ujarnya.
Untuk bisnis barunya tersebut, K3PG investasi sedikitnya Rp 100 juta guna penambahan kapasitas. "Saat ini kapasitas pabrik air mineral kami 1 juta liter perbulan. Kapasitas ini akan kami tambah seiring adanya produk baru," imbuhnya.
Dalam kesempatan sama, Awang juga mengungkapkan pihaknya juga menggelar K3PG Festival. Kegiatan ini digeber untuk menggeliatkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19.
"UMKM adalah pilar ekonomi masyarakat berbasis kerakyatan. K3PG yang merupakan bagian dari Petrokimia Gresik memberikan perhatian terhadap kesejahteraan pelaku UMKM," tuturnya.
Dijelaskan, total ada 66 stan UMKM di K3PG Fest tahun ini. Rinciannya, 46 stan kuliner beserta 20 stan non kuliner yang terdiri dari stan otomotif, kerajinan, mainan, serta beberapa stan stakeholder. Mereka di antaranya, dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik, hingga pegiat sampah. Sementara UMKM yang terlibat adalah usaha milik anggota, beserta masyarakat sekitar koperasi.
Menurutnya, K3PG sudah banyak memberikan dukungan terhadap pelaku UMKM. Antara lain kepada pembudi daya anggrek yang menjadi mitra binaan K3PG di Prigen, Pasuruan. Mulai dari bantuan modal, hingga menghadirkan pengendali hama khusus tanaman anggrek bersama dengan PT Petrosida Gresik.
Bahkan, kini pembudi daya anggrek binaan K3PG mampu melahirkan spesies anggrek baru dengan proses hibridisasi atau persilangan. Nama dari spesies baru ini juga bisa dipesan sesuai permintaan pembeli, misalkan nama istri atau pejabat sebagai kado ulang tahun. "Pemberian nama ini tidak sekadar tempel, tapi dipatenkan secara internasional melalui sertifikat yang dikeluarkan oleh Royal Horticulture Society (RHS), atau lembaga otoritas pendaftaran internasional anggrek hibrida yang berpusat di Inggris,” terangnya.
Salah satu anggrek spesies baru yang dihasilkan adalah Dendrobium “Petro Golden Beyouty” dihadiahkan K3PG untuk kado 50 Tahun Petrokimia Gresik.
Baca juga : K3PG Hadirkan Kembali New Cluster Untuk Bidik Pasar Milenial
Pada kesempatan ini, Awang menegaskan komitmennya menyejahterakan anggota K3PG. Ia menyebut, target sisa hasil usaha (SHU) K3PG tahun buku 2022, bisa meningkat 332 persen atau lebih dari tiga kali lipat dibandingkan dengan RKAP 2021.
"Ini merupakan komitmen kami untuk meningkatkan kesejahteraan anggota. Dan kami sangat optimistis bisa melampaui target tersebut," tandas Awang. (fir/han) Editor : Hany Akasah