Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Baru Beberapa Bulan, Kafe Durian di Gresik Raih Omzet Ratusan Juta

Hany Akasah • Jumat, 8 Oktober 2021 | 15:17 WIB
SIAP PANEN : Durian Musanking siap di panen di area perkebunan durian di Desa Kebonagung.  (Istimewa/Radar Gresik)
SIAP PANEN : Durian Musanking siap di panen di area perkebunan durian di Desa Kebonagung. (Istimewa/Radar Gresik)
GRESIK - Baru dilaunching dua pekan lalu, Kebun durian milik Govaldo Ircham Maulana di Desa Kebonagung, Kecamatan Ujungpangkah diserbu pengunjung. Terhitung, omzet yang diraih pemuda berusia 23 tahun mencapai Rp 250 juta.

Kebun durian itu tumbuh memiliki 400 pohon durian seluas 4,5 hektar. Duriannya jenis Musang King ditanam di lahan seluas 2 hektare yang juga berada di desa setempat dengan total King Goval Farm memiliki 12 hektare kebun durian.

Durian pada umumnya tumbuh di dataran tinggi juga tumbuh di dataran rendah seperti di wilayah Gresik Selatan. Govaldo, sapaan akrabnya ternyata mendatangkan langsung mengelola kebun durian tersebut dari Sumatera. Durian ukuran besar dibungkus plastik menggantung di pohon dapat dijumpai pengunjung saat memasuki pintu masuk area perkebunan.

Para pengunjung dapat menikmati durian di dalam area perkebunan. Harganya, untuk durian lokal Sumatera paling murah Rp 69 ribu per kilogram. Paling mahal Musang King Rp 550 ribu per kilogram.  Konsepnya, pengunjung bisa datang menikmati buah durian tanpa mengenal musim.

"Ternyata potensi durian di Gresik besar sekali. Kita bikin sistem, bikin tim mulai jualan durian. Ini satu-satunya perkebunan durian di Gresik," ucapnya.

Berbagai jenis durian dijual, seperi montong dan durian Sumatera, Musang King. Selama dua minggu ini ketika buka antusias sekali. “Sampai kami kewalahan. Kami juga punya outlet di wilayah kota Gresik," kata

Kendati kebun durian itu berada sekitar 34 kilometer dari pusat Kota Gresik tidak menyurutkan para pecinta durian. Terutama di akhir pekan, kata Govaldo, pengunjung cukup banyak. Sedangkan di wilayah Kota Gresik, hanya di jam-jam tertentu saja.

Pengunjungnya pun beragam, selain dari Gresik ada yang datang jauh-jauh dari Surabaya, Lamongan, bahkan ada yang dari luar Jawa Timur.

Mahasiswa S2 di salah satu Universitas di Surabaya ini tidak menyangka, ide awalnya family busines perkebunan biasa buah naga dan durian tahun 2010 lalu menjadi agro wisata yang menjanjikan.

Salah satu pembeli adalah Husna. Ibu rumah tangga ini ngidam durian. Datang bersama suaminya, wanita berkacamata tampak lahap menyantap satu buah durian.  Warga Kecamatan Ujungpangkah ini baru tahu dari YouTube adanya kebun durian di Gresik.

"Baru sekali ini datang. Suasananya bagus, duren lumayan. Suasananya asri bagus," pungkasnya.(yud/han) Editor : Hany Akasah
#Kabupaten Gresik #Musang King #gresik #kota gresik #Goval Farm #durian #panen durian #Kebun durian