Direktur Utama Bank Gresik, Al Kusani mengatakan, produk kredit lunak yang disiapkan oleh Bank Gresik adalah kredit mikro dengan bunga 0,5 persen. Produk ini akan diluncurkan pada akhir kuartal I/2021. “Saat ini program ini sedang kami godok secara matang. Meski demikian sudah banyak masyarakat yang bertanya mengenai detail produk kredit lunak ini. Namun, saya belum bisa menyampaikan,” kata dia. Seperti menjadi siklus tahunan penyaluran kredit selama ramadan cukup signifikan. Saat itu daya beli masyarakat cukup besar. Sepanjang triwulan I/2021 Bank Gresik berhasil menyalurkan kredit lebih dari Rp 25 miliar atau 80 persen lebih dari target yang dicanangkan sebesar Rp 30 miliar. “Selama puasa kami lebih mengintensifkan penyaluran kredit karena tren pemohon kredit di momen ini naik,” ujarnya.
Lebih rinci, pria yang juga akademisi itu menyebut dari jumlah kredit yang tersalur sebesar 50 persen digunakan untuk kredit modal kerja. Sedangkan sisanya untuk kredit konsumtif dan kredit investasi. “Sasaran penyaluran kredit kami saat puasa nanti adalah UMKM atau masyarakat yang membutuhkan permodalan untuk buka usaha selama puasa,” jelasnya. Meski demikian, kondisi ekonomi nasional yang sedang lemah membuat pihaknya lebih waspada dalam melakukan penyaluran kredit. Akibatnya, penyaluran kredit sedikit melambat. “Jika kami tidak selektif bisa-bisa angka Non Performance Low (NPL) tinggi,” tandasnya. (fir/han) Editor : Hany Akasah