Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Pelabuhan Maspion Jadi BUP Umum

Hany Akasah • Senin, 10 Agustus 2020 | 17:48 WIB
KASUS DANA HIBAH: Kejari Gresik Muhammad Hamdan Saragih bersama Kasipidsus Alifin Nurahmana Wanda memberikan keterangan kepada awak media di kantor Kejari Gresik, Kamis (2/2).  (Yudhi/Radar Gresik)
KASUS DANA HIBAH: Kejari Gresik Muhammad Hamdan Saragih bersama Kasipidsus Alifin Nurahmana Wanda memberikan keterangan kepada awak media di kantor Kejari Gresik, Kamis (2/2). (Yudhi/Radar Gresik)
GRESIK - PT Siam Maspion Terminal (SMT) akhirnya bisa bernafas lega sebagai Badan Usaha Pelabuhan (BUP) yang dapat melayani umum setelah melalui perjalanan panjang dari tahun 2010. Kemarin, pemerintah melalui Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan memberikan konsesi selama 43 tahun yang ditandatangani KSOP Kelas II Gresik pada hari ini di Surabaya, Sabtu (8/8).

Penandatanganan konsesi dilakukan langsung antara Kepala Kantor KSOP Kelas II Gresik, Totok Mukarto dengan Direktur PT SMT, Marianus Oei yang disaksikan langsung Direktur Jendral Perhubungan Laut (Dirjen Hubla), R Agus H Purnomo bersama Presiden Direktur PT Maspion Group, Alim Markus.

Dirjen Agus melihat perjuangan yang telah dilakukan dari TUKS hingga melakukan pelayanan umum dengan izin sementara disupport dan dibuktikan dengan dilakukannya penandatanganan konsesi untuk jangka waktu 43 tahun full operasi oleh PT SMT dengan fee 2,5 persen yang diberikan kepada pemerintah. “Harapannya dengan konsesi ini ekonomi tumbuh dan kesempatan kerja juga tumbuh,” kata Agus.

Hadirnya SMT sebagai pelabuhan umum baru ditengah BUP milik Pelindo III Group yang sudah ada saat ini akan membuat peluang baru bagi kegiatan perekonomian di Indonesia.

Presiden Direktur PT Maspion Group, Alim Markus menyebut, dirinya sudah menyiapkan kawasan industri di Gresik (KIG) dan juga kawasan industri Sidoarjo (KIS).  “Kami menargetkan terminal Petikemas itu hingga 3 juta TEUs pertahun,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur PT SMT, Marianus Oei mengaku, dengan adanya konsesi ini, PT SMT menjadi BUP swasta murni pertama di Propinsi Jawa Timur yang mendapatkan penunjukan konsesi sebagai Pelaksana Kegiatan Pengusahaan Jasa Kepelabuhanan di Pelabuhan Gresik.

“Kapasitas operasional PT SMT sampai saat ini adalah rata-rata 4.500.000 ton/tahun. Dari jumlah itu 65 persen curah kering dan general cargo, 35 persen curah cair dan gas,” imbuhnya. (fir/han) Editor : Hany Akasah
#maspion #gresik #bisnis gresik #pelabuhan maspion #ekonomi gresik