alexametrics
28 C
Gresik
Tuesday, 5 July 2022

Kelompok 3 KKN BPN UMG, Bantu Pengurusan PTSL dan Berdayakan Remaja

GRESIK – 22 mahasiswa yang tergabung dalam kelompok 3 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) yang berkolaborasi dengan BPN Gresik terjun ke beberapa desa di Kecamatan Manyar. Kegiatan tersebut berlangsung sejak 14 hingga 27 Maret. Mereka membantu legalisasi aset tanah warga agar berkepastian hukum melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Mereka diterjunkan lansung ke beberapa desa seperti Desa Banjarsari, Gumeno, Karangrejo, Manyar Sidomukti, Peganden, Pongangan, Pejangganan, Roomo, Suci, Sumber Rejo, Betoyo Kauman yang terletak di Kecamatan Manyar.

Ketua kelompok 3 Hanief Nur mengungkapkan, kegiatan tersebut berlangsung lancar. “Warga sangat kooperatif, sehingga memudahkan mahasiswa melaksanakan pendataan, pengukuran batas wilayah, dan banyak lainnya,” terang Hanief.

Selain membantu pengurusan PTSL, kelompok tiga juga memiliki program kerja dengan setiap prodi yang berlangsung di dua desa. Yakni satu program kerja di Desa Manyar Sidomukti dan tiga program kerja di Desa Banjarsari.

Ketua program kerja di Desa Manyar Sidomukti Ahmad Ferdiansyah Ramadhan mengaku mengusung tema Pengelolaan Keuangan Dan Pemberdayaan Jiwa Kewirausahaan Sejak Dini. “Kami menyasar remaja dengan dukungan ibu-ibu, kami ajak para remaja untuk membangun jiwa kewirausahaan sejak dini, sehingga bermanfaat bagi warga sekitar terutama para remaja,” tuturnya.

Sementara itu, program kerja bidang studi lainnya dilaksanakan di Desa Banjarsari Kecamatan Manyar yaitu Peningkatan Bisnis Rumahan dengan menyasar pelaku UMKM yang diketuai Aisyatu Rahma Hayati, Sosialisasi K3 dan Bincang Santai bersama pemuda dan Karang Taruna yang di ketuai oleh Muhammad Ismail.

Program kerja di dua desa tersebut memiliki tujuan agar para remaja bisa mengenal lebih dalam tentang tata cara pengelolahan keuangan dengan baik dan membantu remaja membangun jiwa kewirausahaan yang diinginkan.

Selain itu pemuda dan karang taruna di desa setempat yang mayoritas anggotanya adalah pekerja bisa lebih memahami pentingnya K3, dan mengajak Gen-Z UMG mencegah covid-19 dengan kemandirian, teknologi dan manajemen waktu. (*/han)

GRESIK – 22 mahasiswa yang tergabung dalam kelompok 3 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) yang berkolaborasi dengan BPN Gresik terjun ke beberapa desa di Kecamatan Manyar. Kegiatan tersebut berlangsung sejak 14 hingga 27 Maret. Mereka membantu legalisasi aset tanah warga agar berkepastian hukum melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Mereka diterjunkan lansung ke beberapa desa seperti Desa Banjarsari, Gumeno, Karangrejo, Manyar Sidomukti, Peganden, Pongangan, Pejangganan, Roomo, Suci, Sumber Rejo, Betoyo Kauman yang terletak di Kecamatan Manyar.

Ketua kelompok 3 Hanief Nur mengungkapkan, kegiatan tersebut berlangsung lancar. “Warga sangat kooperatif, sehingga memudahkan mahasiswa melaksanakan pendataan, pengukuran batas wilayah, dan banyak lainnya,” terang Hanief.

-

Selain membantu pengurusan PTSL, kelompok tiga juga memiliki program kerja dengan setiap prodi yang berlangsung di dua desa. Yakni satu program kerja di Desa Manyar Sidomukti dan tiga program kerja di Desa Banjarsari.

Ketua program kerja di Desa Manyar Sidomukti Ahmad Ferdiansyah Ramadhan mengaku mengusung tema Pengelolaan Keuangan Dan Pemberdayaan Jiwa Kewirausahaan Sejak Dini. “Kami menyasar remaja dengan dukungan ibu-ibu, kami ajak para remaja untuk membangun jiwa kewirausahaan sejak dini, sehingga bermanfaat bagi warga sekitar terutama para remaja,” tuturnya.

Sementara itu, program kerja bidang studi lainnya dilaksanakan di Desa Banjarsari Kecamatan Manyar yaitu Peningkatan Bisnis Rumahan dengan menyasar pelaku UMKM yang diketuai Aisyatu Rahma Hayati, Sosialisasi K3 dan Bincang Santai bersama pemuda dan Karang Taruna yang di ketuai oleh Muhammad Ismail.

Program kerja di dua desa tersebut memiliki tujuan agar para remaja bisa mengenal lebih dalam tentang tata cara pengelolahan keuangan dengan baik dan membantu remaja membangun jiwa kewirausahaan yang diinginkan.

Selain itu pemuda dan karang taruna di desa setempat yang mayoritas anggotanya adalah pekerja bisa lebih memahami pentingnya K3, dan mengajak Gen-Z UMG mencegah covid-19 dengan kemandirian, teknologi dan manajemen waktu. (*/han)

Most Read

Berita Terbaru

/