alexametrics
28 C
Gresik
Tuesday, 5 July 2022

Menuju Sekolah Adiwiyata, MI NU Lumpur Gelar Aksi Bersih Sampah

GRESIK – Menuju Sekolah Adiwiyata Kabupaten, MI NU Lumpur menggelar aksi sosial bersih-bersih sampah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di area Wisata Dolanan Mburi Omah, Minggu (23/1). Wisata tersebut merupakan wisata pesisir yang dikelola oleh Karang Truna Kelurahan Lumpur Gresik.

Begitu mereka tiba dilokasi, para siswa langsung ambil bagian untuk memungut sampah dan menanam bunga.Selain memungut sampah mereka juga memilah dan membuang sampah sesuai apa yang telah diajarkan oleh ustadz dan ustadzah di sekolah.

Menurut Kepala MI NU Lumpur Muhammad Mahrus, S.Ag. kegiatan Lingkungan Hidup ini merupakan penerapan dari pembelajaran di kelas yang terintegrasi dalam RPP. “Kegiatan ini sangat positif, guna mengenalkan kepedulian anak didik dan guru terhadap lingkungan,” kata Mahrus.

Ditambahkannya melalui kegiatan tersebut bisa menanamkan budaya kebersihan dan mencintai alam. “Saya harap MINU Lumpur menjadi madrasah yang bersih dan nyaman untuk belajar serta menjadi madrasah Adiwiyata Kabupaten,”imbuhnya.

Dalam aksi tersebut sebanyak 33 anak dari kelas 5B didampingi oleh guru yakni Siti Nafi’ah, S.Pd. dan Dra. Asfiyah, Ahmad Oktavian Rozakhi, S.Hum. (rir/rof)

GRESIK – Menuju Sekolah Adiwiyata Kabupaten, MI NU Lumpur menggelar aksi sosial bersih-bersih sampah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di area Wisata Dolanan Mburi Omah, Minggu (23/1). Wisata tersebut merupakan wisata pesisir yang dikelola oleh Karang Truna Kelurahan Lumpur Gresik.

Begitu mereka tiba dilokasi, para siswa langsung ambil bagian untuk memungut sampah dan menanam bunga.Selain memungut sampah mereka juga memilah dan membuang sampah sesuai apa yang telah diajarkan oleh ustadz dan ustadzah di sekolah.

Menurut Kepala MI NU Lumpur Muhammad Mahrus, S.Ag. kegiatan Lingkungan Hidup ini merupakan penerapan dari pembelajaran di kelas yang terintegrasi dalam RPP. “Kegiatan ini sangat positif, guna mengenalkan kepedulian anak didik dan guru terhadap lingkungan,” kata Mahrus.

-

Ditambahkannya melalui kegiatan tersebut bisa menanamkan budaya kebersihan dan mencintai alam. “Saya harap MINU Lumpur menjadi madrasah yang bersih dan nyaman untuk belajar serta menjadi madrasah Adiwiyata Kabupaten,”imbuhnya.

Dalam aksi tersebut sebanyak 33 anak dari kelas 5B didampingi oleh guru yakni Siti Nafi’ah, S.Pd. dan Dra. Asfiyah, Ahmad Oktavian Rozakhi, S.Hum. (rir/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/