alexametrics
26 C
Gresik
Tuesday, 5 July 2022

Pemkab Gresik Bakal Galang CSR Demi Kemajuan Pendidikan

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik kembali meraih penghargaan Widya Wijaya Darma Samya tahun 2021 dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), dalam kontribusi yang besar dalam dunia pendidikan di Indonesia.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengatakan, dengan penghargaan itu, Pemkab Gresik akan memberikan perhatian dunia pendidikan. Salah satunya adalah dengan menjalin sinergi yang berkelanjutan dengan pelaku sektor industri yang ada di Gresik untuk bersama – sama memberikan perhatian di bidang pendidikan melalui jalur Corporate Social Responsibility (CSR). “Penghargaan ini memotivasi langkah ke depan untuk optimalisasi peran corporate social responsibility (CSR) dalam bidang pendidikan. Dalam upaya peningkatan mutu, relevansi, daya saing serta peningkatan fasilitas pendidikan di Kabupaten Gresik,”kata Gus Yani sapaan dari Fandi Akhmad Yani.

Lebih lanjut, upaya memperbaiki penyelenggaraan pendidikan secara menyeluruh membutuhkan keterlibatan masyarakat luas sebagai pengguna jasa pendidikan dan hasil pendidikan, peran swasta melalui CSR di kota industri ini harus menjadi program nyata sebagai gerakan kepedulian terhadap masyarakat.

“KamiĀ  berkomitmen untuk mewujudkan pendidikan murah berkualitas untuk seluruh masyarakat Gresik. Peningkatan infrastruktur dan suprastruktur pelayanan pendidikan akan menjadi prioritas pembangunan Gresik baru untuk menguatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Gresik guna bersaing dalam era disruptif,”terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik, S. Hariyanto mengatakan, merasa bangga atas penghargaan yang diperoleh oleh orang nomor satu di Gresik. “Kepedulian dan peran serta perusahaan melalui CSR sangat diperlukan terutama untuk menyelesaikan problem sarana dan prasarana sekolah. “Karena Kabupaten Gresik kondisi sarpas terutama di Sekolah Dasar (SD) sangat memprihatinkan, kalau mengandalkan APBD perbaikan bisa lama dan tidak akan selesai karena disusul kerusakan Sarpras lainnya,” kata Hariyanto. (jar/han)

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik kembali meraih penghargaan Widya Wijaya Darma Samya tahun 2021 dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), dalam kontribusi yang besar dalam dunia pendidikan di Indonesia.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengatakan, dengan penghargaan itu, Pemkab Gresik akan memberikan perhatian dunia pendidikan. Salah satunya adalah dengan menjalin sinergi yang berkelanjutan dengan pelaku sektor industri yang ada di Gresik untuk bersama – sama memberikan perhatian di bidang pendidikan melalui jalur Corporate Social Responsibility (CSR). “Penghargaan ini memotivasi langkah ke depan untuk optimalisasi peran corporate social responsibility (CSR) dalam bidang pendidikan. Dalam upaya peningkatan mutu, relevansi, daya saing serta peningkatan fasilitas pendidikan di Kabupaten Gresik,”kata Gus Yani sapaan dari Fandi Akhmad Yani.

Lebih lanjut, upaya memperbaiki penyelenggaraan pendidikan secara menyeluruh membutuhkan keterlibatan masyarakat luas sebagai pengguna jasa pendidikan dan hasil pendidikan, peran swasta melalui CSR di kota industri ini harus menjadi program nyata sebagai gerakan kepedulian terhadap masyarakat.

-

“KamiĀ  berkomitmen untuk mewujudkan pendidikan murah berkualitas untuk seluruh masyarakat Gresik. Peningkatan infrastruktur dan suprastruktur pelayanan pendidikan akan menjadi prioritas pembangunan Gresik baru untuk menguatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Gresik guna bersaing dalam era disruptif,”terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik, S. Hariyanto mengatakan, merasa bangga atas penghargaan yang diperoleh oleh orang nomor satu di Gresik. “Kepedulian dan peran serta perusahaan melalui CSR sangat diperlukan terutama untuk menyelesaikan problem sarana dan prasarana sekolah. “Karena Kabupaten Gresik kondisi sarpas terutama di Sekolah Dasar (SD) sangat memprihatinkan, kalau mengandalkan APBD perbaikan bisa lama dan tidak akan selesai karena disusul kerusakan Sarpras lainnya,” kata Hariyanto. (jar/han)

Most Read

Berita Terbaru

/