26 C
Gresik
Friday, 31 March 2023

Mahasiswa KKN UMG Bantu Berdayakan Ekonomi dengan Pelatihan Pemasaran

GRESIK-Sebanyak enam mahasiswa yang tergabung dalam KKN (Kuliah Kerja Nyata) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gelombang 9 Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) melaksanakan program kerja di Desa Tenggulunan Kecamatan kebomas. Mereka ialah Durrotul Mufidah, Diajeng Nur Safitri, Amil Setiawati, Rosiana Cendra Kasih, Salwa Atika Nabilah, dan M. Salman Al farisi.

Salah satu program yang mereka usung yakni mengembangkan produk unggulan berupa stik bawang, pembuatan logo, dan pemasaran melalui e – commerce pada 29 Januari lalu. Dengan berbekal survey sebelumnya, kelompok KKN menggambarkan kemampuan daerah menghasilkan produk, menciptakan nilai, memanfaatkan sumber daya secara nyata, memberi kesempatan kerja, mendatangkan pendapatan bagi masyarakat.

Menurut ketua kelompok KKN, Mohammad Salman Alfarisi  kelompoknya memanfaatkan kondisi yang ada pada warga Desa Tenggulunan. Latar belakang tersebut membuat mahasiswa KKN memanfaatkan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia yang tersedia.

Baca Juga : KKN UMG Berikan Pelatihan Marketing bagi UMKM di Kedanyang

“Kami telah melaksanakan orientasi pasar serta ramah lingkungan sehingga memiliki keunggulan kompetitif dan siap menghadapi persaingan di pasar. Melihat antusias dan minat warga Desa Tenggulunan, membuat kami sadar untuk mengembangkan produk unggulan yang ada,” terangnya.

Diungkapkannya dengan memanfaatkan  e-commerce sebagai wadah untuk memasarkan produk di pasar modern. Karena dengan e-commerce sendiri segala pemasaran produk akan menjadi sangat menarik, selain itu promosi bisa di akses dimanapun dan kapanpun.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Dodi Jaya Wardana  mengungkapkan dalam hal ini mahasiswa KKN memberikan berbagai pelatihan.Yakni, pelatihan pembuatan logo bagi ibu-ibu PKK, pengaplikasian platform E-commerce disertai cara penggunaqnnya, serta pelatihan mengenai pentingnya media sosial instagram untuk pemasaran produk.

Baca Juga : Mahasiswa KKN UMG Berikan Edukasi Legalitas UMKM di Kebomas

“Pembuatan logo akan menarik konsumen, selain itu juga lebih gampang dikenal. Dipilihnya stik bawang dikarenakan bahan yang dibutuhkan mudah ditemui, selain itu harga yang cukup terjangkau dan banyak disukai konsumen,” pungkasnya.

Selain pelatihan pemasaran, ibu-ibu PKK juga diajak praktik langsung membuat makanan ringan yang diolah dari garam, bawang putih, bawang merah, telur,tepung terigu, tepung beras dan penyedap rasa. Produk stik bawang merupakan Shoppinggoods, yaitu produk-produk yang dibedakan oleh konsumen berdasarkan kualitas, harga, trend, dan gaya atau fashion. (rir/han)

GRESIK-Sebanyak enam mahasiswa yang tergabung dalam KKN (Kuliah Kerja Nyata) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gelombang 9 Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) melaksanakan program kerja di Desa Tenggulunan Kecamatan kebomas. Mereka ialah Durrotul Mufidah, Diajeng Nur Safitri, Amil Setiawati, Rosiana Cendra Kasih, Salwa Atika Nabilah, dan M. Salman Al farisi.

Salah satu program yang mereka usung yakni mengembangkan produk unggulan berupa stik bawang, pembuatan logo, dan pemasaran melalui e – commerce pada 29 Januari lalu. Dengan berbekal survey sebelumnya, kelompok KKN menggambarkan kemampuan daerah menghasilkan produk, menciptakan nilai, memanfaatkan sumber daya secara nyata, memberi kesempatan kerja, mendatangkan pendapatan bagi masyarakat.

Menurut ketua kelompok KKN, Mohammad Salman Alfarisi  kelompoknya memanfaatkan kondisi yang ada pada warga Desa Tenggulunan. Latar belakang tersebut membuat mahasiswa KKN memanfaatkan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia yang tersedia.

-

Baca Juga : KKN UMG Berikan Pelatihan Marketing bagi UMKM di Kedanyang

“Kami telah melaksanakan orientasi pasar serta ramah lingkungan sehingga memiliki keunggulan kompetitif dan siap menghadapi persaingan di pasar. Melihat antusias dan minat warga Desa Tenggulunan, membuat kami sadar untuk mengembangkan produk unggulan yang ada,” terangnya.

Diungkapkannya dengan memanfaatkan  e-commerce sebagai wadah untuk memasarkan produk di pasar modern. Karena dengan e-commerce sendiri segala pemasaran produk akan menjadi sangat menarik, selain itu promosi bisa di akses dimanapun dan kapanpun.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Dodi Jaya Wardana  mengungkapkan dalam hal ini mahasiswa KKN memberikan berbagai pelatihan.Yakni, pelatihan pembuatan logo bagi ibu-ibu PKK, pengaplikasian platform E-commerce disertai cara penggunaqnnya, serta pelatihan mengenai pentingnya media sosial instagram untuk pemasaran produk.

Baca Juga : Mahasiswa KKN UMG Berikan Edukasi Legalitas UMKM di Kebomas

“Pembuatan logo akan menarik konsumen, selain itu juga lebih gampang dikenal. Dipilihnya stik bawang dikarenakan bahan yang dibutuhkan mudah ditemui, selain itu harga yang cukup terjangkau dan banyak disukai konsumen,” pungkasnya.

Selain pelatihan pemasaran, ibu-ibu PKK juga diajak praktik langsung membuat makanan ringan yang diolah dari garam, bawang putih, bawang merah, telur,tepung terigu, tepung beras dan penyedap rasa. Produk stik bawang merupakan Shoppinggoods, yaitu produk-produk yang dibedakan oleh konsumen berdasarkan kualitas, harga, trend, dan gaya atau fashion. (rir/han)

Most Read

Berita Terbaru