alexametrics
31 C
Gresik
Friday, 12 August 2022

K3TK Kebomas Kenalkan Program APEM SEGER kepada Anggotanya 

GRESIK – Sekitar 100 anggota Kelompok Kerja Kepala Taman Kanak-Kanak (K3TK) Kecamatan Kebomas menghadiri sosialisasi Program Aplikasi Pemetaan Mutu Sekolah di Gresik (APEM SEGER) di Aula PGRI Jalan Manggis Kecamatan Gresik, Selasa (12/7).

Aplikasi APEM SEGER sendiri merupakan alat bagi pengawas atau penilik dalam melaksanakan tugas supervisi ke lembaga pendidikan. Sesuai dengan PP nomor 57 tahun 2021, penilaian atau pemetaan dalam aplikasi APEM SEGER meliputi delapan penilaian standar nasional pendidikan.

Kasi Data dan Informasi Dispendik Gresik, Choirul Arif, S.Kom, MM memaparkan manfaat dari APEM SEGER yaitu sebagai media atau alat bagi pengawas maupun penilik dalam melaksanakan tugas supervisi.

“Kegunaannya seperti buku saku catatan lembaga oleh pengawas maupun penilik. Dari hasil catatan tersebut, Dispendik memperoleh data sebagai sarana pemetaan mutu sekolah secara riil dan terkini,” ujar Choirul Arif.

Dengan data tersebut , lanjut Choirul, Dispendik Gresik akan mendapatkan bahan pendukung dalam perencanaan program maupun kegiatan pemerintah Kabupaten Gresik. Demikian juga penguatan kembali tentang pentingnya data baik tingkat kabupaten melalui “Gresik PD Seru” maupun Pusat melalui “Dapodik”.

Melalui sosialisasi tersebut, para peserta dapat memahami pentingnya data sehingga dalam pelaksanaan verifikasi dan validasi lebih memperhatikan dan meningkatkan kualitas data yang dikerjakan.

Baca Juga : Sukseskan Kurikulum Merdeka Belajar, K3S Sinergi dengan Dispendik

“Saya berharap peserta dapat memahami tugas dan tanggung jawab sesuai dengan tupoksi dan kewenangan, Kedepannya para peserta dapat terus meningkatkan layanan pendidikan di sekolah masing-masing sesuai dengan standar nasional pendidikan,” pungkasnya.

Ketua Pelaksana Sosialisasi Ardhiana Yoghisavitrie, M.Pd berharap melalui sosialisasi tersebut, para peserta bisa meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di lembaganya. “Semoga kegiatan sosialisasi ini bermanfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan di lembaga TK di kecamatan Kebomas,” ujar perempuan yang juga Kepala TK Muslimat NU 254 Nurul Ishlah, Randuagung tersebut. (rir/han)

GRESIK – Sekitar 100 anggota Kelompok Kerja Kepala Taman Kanak-Kanak (K3TK) Kecamatan Kebomas menghadiri sosialisasi Program Aplikasi Pemetaan Mutu Sekolah di Gresik (APEM SEGER) di Aula PGRI Jalan Manggis Kecamatan Gresik, Selasa (12/7).

Aplikasi APEM SEGER sendiri merupakan alat bagi pengawas atau penilik dalam melaksanakan tugas supervisi ke lembaga pendidikan. Sesuai dengan PP nomor 57 tahun 2021, penilaian atau pemetaan dalam aplikasi APEM SEGER meliputi delapan penilaian standar nasional pendidikan.

Kasi Data dan Informasi Dispendik Gresik, Choirul Arif, S.Kom, MM memaparkan manfaat dari APEM SEGER yaitu sebagai media atau alat bagi pengawas maupun penilik dalam melaksanakan tugas supervisi.

-

“Kegunaannya seperti buku saku catatan lembaga oleh pengawas maupun penilik. Dari hasil catatan tersebut, Dispendik memperoleh data sebagai sarana pemetaan mutu sekolah secara riil dan terkini,” ujar Choirul Arif.

Dengan data tersebut , lanjut Choirul, Dispendik Gresik akan mendapatkan bahan pendukung dalam perencanaan program maupun kegiatan pemerintah Kabupaten Gresik. Demikian juga penguatan kembali tentang pentingnya data baik tingkat kabupaten melalui “Gresik PD Seru” maupun Pusat melalui “Dapodik”.

Melalui sosialisasi tersebut, para peserta dapat memahami pentingnya data sehingga dalam pelaksanaan verifikasi dan validasi lebih memperhatikan dan meningkatkan kualitas data yang dikerjakan.

Baca Juga : Sukseskan Kurikulum Merdeka Belajar, K3S Sinergi dengan Dispendik

“Saya berharap peserta dapat memahami tugas dan tanggung jawab sesuai dengan tupoksi dan kewenangan, Kedepannya para peserta dapat terus meningkatkan layanan pendidikan di sekolah masing-masing sesuai dengan standar nasional pendidikan,” pungkasnya.

Ketua Pelaksana Sosialisasi Ardhiana Yoghisavitrie, M.Pd berharap melalui sosialisasi tersebut, para peserta bisa meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di lembaganya. “Semoga kegiatan sosialisasi ini bermanfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan di lembaga TK di kecamatan Kebomas,” ujar perempuan yang juga Kepala TK Muslimat NU 254 Nurul Ishlah, Randuagung tersebut. (rir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/