alexametrics
28 C
Gresik
Tuesday, 5 July 2022

Serunya Belajar Tatap Muka Di Lokasi Wisata

GRESIK- Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan sistem terbatas sudah dilakukan di seluruh sistem pendidikan Gresik. Supaya lebih menarik, beberapa sekolah bahkan mengajak anak didiknya belajar dan bermain di tempat wisata. Seperti yang dilakukan MI Islamiyah Ujungpangkah.

Salah satu siswa, Marsha Alfina Firdaus mengaku senang akhirnya bisa belajar tatap muka. “Alhamdulillah, setelah belajar daring akhirnya bisa tatap muka belajar bersama teman – teman,”kata Marsha.

Pengalaman mengesankan dirasakan Muhammad Azis. Ia mendapatkan pengalaman yang sama belajar di luar ruangan lebih bagus. Ia bisa mengenal alam, juga bisa berinteraksi dengan teman sebaya.  “Belajar setahun di rumah stres, kali pertama bisa bermain sama teman-teman. Bisa lihat pepohonan dan aneka bunga di taman. Ada ikan-ikannya, ini pengalaman baru dan gembira sekali,” kata Aziz.

Sementara itu, Ketua Pengelola Wagos, Misbakhud Dewam mengatakan, sebelum pandemi, wagos sering jadi tempat favorit belajar di luar kelas. Selain bagus, arena lapangan membuat pelajar bisa eksplor alam lebih detail, dari kolam, danau buatan, arena fitnes outdoor hingga taman. “Kami sudah bekerjasama dengan 50 lembaga pendidikan agar belajar di sini,”ucapnya.

Peserta wajib memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak (3M) selama berkunjung ke wagus. “Kelebihannya Wagos Gresik bisa belajar apapun, bisa eksplor ladang, persawahan, sumber air mumpuni dan berbagai macam pepohonan,”ungkap Dewam. (jar/han)

GRESIK- Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan sistem terbatas sudah dilakukan di seluruh sistem pendidikan Gresik. Supaya lebih menarik, beberapa sekolah bahkan mengajak anak didiknya belajar dan bermain di tempat wisata. Seperti yang dilakukan MI Islamiyah Ujungpangkah.

Salah satu siswa, Marsha Alfina Firdaus mengaku senang akhirnya bisa belajar tatap muka. “Alhamdulillah, setelah belajar daring akhirnya bisa tatap muka belajar bersama teman – teman,”kata Marsha.

Pengalaman mengesankan dirasakan Muhammad Azis. Ia mendapatkan pengalaman yang sama belajar di luar ruangan lebih bagus. Ia bisa mengenal alam, juga bisa berinteraksi dengan teman sebaya.  “Belajar setahun di rumah stres, kali pertama bisa bermain sama teman-teman. Bisa lihat pepohonan dan aneka bunga di taman. Ada ikan-ikannya, ini pengalaman baru dan gembira sekali,” kata Aziz.

-

Sementara itu, Ketua Pengelola Wagos, Misbakhud Dewam mengatakan, sebelum pandemi, wagos sering jadi tempat favorit belajar di luar kelas. Selain bagus, arena lapangan membuat pelajar bisa eksplor alam lebih detail, dari kolam, danau buatan, arena fitnes outdoor hingga taman. “Kami sudah bekerjasama dengan 50 lembaga pendidikan agar belajar di sini,”ucapnya.

Peserta wajib memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak (3M) selama berkunjung ke wagus. “Kelebihannya Wagos Gresik bisa belajar apapun, bisa eksplor ladang, persawahan, sumber air mumpuni dan berbagai macam pepohonan,”ungkap Dewam. (jar/han)

Most Read

Berita Terbaru

/