alexametrics
26 C
Gresik
Monday, 3 October 2022

Siswi SMP Muallimmat NU Gresik Bikin Bubur Suro Resep Legendaris

GRESIK – Bubur suro identik dengan bulan Muharram. Bubur suro merupakan sajian khas waktu buka puasa di hari Asyura, hari ke sepuluh bulan Muharram. Dalam peringatan 10 muharram, SMP Muallimmat NU Gresik mengajak para siswinya melestarikan budaya leluhur dengan menggelar lomba menghias bubur suro dan mendongeng dengan tema bubur suro. Dalam kesempatan tersebut setiap kelas mengirimkan dua tim yang dari empat siswi.

Para siswi antusias menyajikan bubur dihias dengan berbagai tambahan menu lauk-pauk. Mulai dari telur gulung, udang, kering tempe hingga daging sapi. Delapan kelompok tersebut menggunakan resep legendaris seperti memberikan buah delima, jagung, tomat serta aneka sayur lainnya.

Kepala SMP Mu’allimmat NU Gresik, M Syarifuddin mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya melestarikan tradisi puasa As-syuro atau 10 Muharram. Melalui perlombaan menghias bubur suro, siswa diajak untuk belajar melestarikan kearifan lokal yang hampir ditelan zaman. “Ini untuk melestarikan tradisi. Melalui lomba menghias bubur suro, anak-anak akan mengenal tradisi leluhur mereka,” katanya.

GRESIK – Bubur suro identik dengan bulan Muharram. Bubur suro merupakan sajian khas waktu buka puasa di hari Asyura, hari ke sepuluh bulan Muharram. Dalam peringatan 10 muharram, SMP Muallimmat NU Gresik mengajak para siswinya melestarikan budaya leluhur dengan menggelar lomba menghias bubur suro dan mendongeng dengan tema bubur suro. Dalam kesempatan tersebut setiap kelas mengirimkan dua tim yang dari empat siswi.

Para siswi antusias menyajikan bubur dihias dengan berbagai tambahan menu lauk-pauk. Mulai dari telur gulung, udang, kering tempe hingga daging sapi. Delapan kelompok tersebut menggunakan resep legendaris seperti memberikan buah delima, jagung, tomat serta aneka sayur lainnya.

Kepala SMP Mu’allimmat NU Gresik, M Syarifuddin mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya melestarikan tradisi puasa As-syuro atau 10 Muharram. Melalui perlombaan menghias bubur suro, siswa diajak untuk belajar melestarikan kearifan lokal yang hampir ditelan zaman. “Ini untuk melestarikan tradisi. Melalui lomba menghias bubur suro, anak-anak akan mengenal tradisi leluhur mereka,” katanya.

Most Read

Berita Terbaru

/