alexametrics
24 C
Gresik
Wednesday, 6 July 2022

Sebelum Kuliah Mahasiswa Divaksin

KEBOMAS – Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) melakukan vaksinasi untuk mahasiswa, keluarga inti dosen dan masyarakat sekitar. Sebanyak 4000 dosis vaksin yang disediakan, namun untuk tahap awal disediakan 2000 vaksin yang dilakukan dua hari, di halaman UMG, Selasa, (7/9).

Rektor UMG, Eko Budi Leksono mengatakan, bahwa vaksin ini bertujuan untuk persiapan perkuliahan akademik tahun 2021 – 2022 yang akan dilaksanakan pada Minggu ketiga bulan September 2021. Selain itu untuk membantu pemerintah Kabupaten Gresik untuk mempercepat herd immunity. “Jadi nanti kalau sudah Pembelajaran Tatap Muka (PTM) semuanya sudah divaksinasi,”kata Eko.

Pihaknya juga menjelaskan untuk vaksin ini dilakukan selama dua hari sebanyak 2000 dosis vaksin. Untuk hari pertama diberikan 1000 vaksin kepada mahasiswa, keluarga inti dosen, tenaga pendidikan dan masyarakat sekitar. “Untuk vaksin hari ini mahasiswa hampir 800, keluarga inti dosen dan lebihnya masyarakat umum,”jelasnya. Sementara untuk kapasitas perkuliahan atau PTM nantinya 30 sampai 50 persen yang dilakukan daring atau luring,”ucapnya.

Hal tersebut sesuai dengan aturan Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) pimpinan pusat. Dokter Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik, Dr. Tyas Frimabona menjelaskan, untuk vaksinasi ini termasuk dalam program untuk memberantas Covid-19 serta kekebalan tubuh. Sedangkan dosen sendiri sebagai salah satu pelayanan publik yang harus diutamakan untuk vaksinasi ini. “Untuk itu saat PTM nantinya tidak khawatir lagi untuk Covid-19 dan tetap protokol kesehatan (prokes) salah satunya pakai masker,”jelasnya.

Ditambahkan juga oleh salah satu mahasiswi UMG, Fakultas Akuntansi, Farida Safiroh mengaku, vaksinasi ini sangat bagus sekali, karena masyarakat masih banyak yang belum divaksin. Sedangkan UMG sendiri yang bekerjasama dengan RS Muhammadiyah sangat membantu bagi para mahasiswa dan dosen serta masyarakat umum. “Senang sekali bisa dilakukan vaksinasi dan sekaligus untuk persiapan perkuliahan, agar nantinya saat PTM tidak was – was untuk masuk ke kelas dan bisa belajar kembali,”ungkap dia yang sudah semester 7 di UMG. (Jar)

KEBOMAS – Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) melakukan vaksinasi untuk mahasiswa, keluarga inti dosen dan masyarakat sekitar. Sebanyak 4000 dosis vaksin yang disediakan, namun untuk tahap awal disediakan 2000 vaksin yang dilakukan dua hari, di halaman UMG, Selasa, (7/9).

Rektor UMG, Eko Budi Leksono mengatakan, bahwa vaksin ini bertujuan untuk persiapan perkuliahan akademik tahun 2021 – 2022 yang akan dilaksanakan pada Minggu ketiga bulan September 2021. Selain itu untuk membantu pemerintah Kabupaten Gresik untuk mempercepat herd immunity. “Jadi nanti kalau sudah Pembelajaran Tatap Muka (PTM) semuanya sudah divaksinasi,”kata Eko.

Pihaknya juga menjelaskan untuk vaksin ini dilakukan selama dua hari sebanyak 2000 dosis vaksin. Untuk hari pertama diberikan 1000 vaksin kepada mahasiswa, keluarga inti dosen, tenaga pendidikan dan masyarakat sekitar. “Untuk vaksin hari ini mahasiswa hampir 800, keluarga inti dosen dan lebihnya masyarakat umum,”jelasnya. Sementara untuk kapasitas perkuliahan atau PTM nantinya 30 sampai 50 persen yang dilakukan daring atau luring,”ucapnya.

-

Hal tersebut sesuai dengan aturan Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) pimpinan pusat. Dokter Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik, Dr. Tyas Frimabona menjelaskan, untuk vaksinasi ini termasuk dalam program untuk memberantas Covid-19 serta kekebalan tubuh. Sedangkan dosen sendiri sebagai salah satu pelayanan publik yang harus diutamakan untuk vaksinasi ini. “Untuk itu saat PTM nantinya tidak khawatir lagi untuk Covid-19 dan tetap protokol kesehatan (prokes) salah satunya pakai masker,”jelasnya.

Ditambahkan juga oleh salah satu mahasiswi UMG, Fakultas Akuntansi, Farida Safiroh mengaku, vaksinasi ini sangat bagus sekali, karena masyarakat masih banyak yang belum divaksin. Sedangkan UMG sendiri yang bekerjasama dengan RS Muhammadiyah sangat membantu bagi para mahasiswa dan dosen serta masyarakat umum. “Senang sekali bisa dilakukan vaksinasi dan sekaligus untuk persiapan perkuliahan, agar nantinya saat PTM tidak was – was untuk masuk ke kelas dan bisa belajar kembali,”ungkap dia yang sudah semester 7 di UMG. (Jar)

Most Read

Berita Terbaru

/