alexametrics
31 C
Gresik
Tuesday, 5 July 2022

Cabang Dinas Pendidikan Pastikan Tidak Ada Libur Khusus Nataru

GRESIK – Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan wilayah Kabupaten Gresik memastikan pada Natal dan Tahun Baru (Nataru) tidak ada libur khusus. Hal tersebut sesuai instruksi dari Gubernur Jawa Timur (Jatim) dan ditindaklanjuti kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim serta ke Cabdin Pendidikan Gresik.

Kepala Seksi (Kasi) SMK Cabdin wilayah Gresik, Rita Riana mengatakan anak – anak tetap mengikuti pembelajaran seperti biasanya yaitu Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan daring. “Saya tidak mengatakan masuk atau apa tetapi kita mengikuti instruksi dari pimpinan, bahwa tidak ada libur khusus. Saya kira sekolah sudah memahami yang tidak ada libur khusus,”kata Rita.

Lebih lanjut, Rita menjelaskan, untuk pembelajaran saat Nataru sudah diatur sama sekolahan. Seperti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan juga kegiatan di sekolah serta mereka harus masuk. “Terutama kepada guru – guru tidak ada cuti dan tetap masuk pada jam kerja. Selain itu juga guru harus rencana pelaksanaan pembelajaran dan kegiatan di sekolah. Agar anak – anak tetap melaksanakan pembelajarannya,”tambah dia.

Rita menghimbau agar setiap sekolah tetap melakukan pembelajaran di situasi seperti ini dan tetap kondusif. “Jadi nantinya guru –  guru bisa memantau langsung kegiatan anak – anak dan tidak boleh ada konvoi. Selain itu juga tidak ada euforia dan tidak boleh ada kegiatan yang di luar dari sekolah,”jelasnya. (jar/rof)

GRESIK – Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan wilayah Kabupaten Gresik memastikan pada Natal dan Tahun Baru (Nataru) tidak ada libur khusus. Hal tersebut sesuai instruksi dari Gubernur Jawa Timur (Jatim) dan ditindaklanjuti kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim serta ke Cabdin Pendidikan Gresik.

Kepala Seksi (Kasi) SMK Cabdin wilayah Gresik, Rita Riana mengatakan anak – anak tetap mengikuti pembelajaran seperti biasanya yaitu Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan daring. “Saya tidak mengatakan masuk atau apa tetapi kita mengikuti instruksi dari pimpinan, bahwa tidak ada libur khusus. Saya kira sekolah sudah memahami yang tidak ada libur khusus,”kata Rita.

Lebih lanjut, Rita menjelaskan, untuk pembelajaran saat Nataru sudah diatur sama sekolahan. Seperti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan juga kegiatan di sekolah serta mereka harus masuk. “Terutama kepada guru – guru tidak ada cuti dan tetap masuk pada jam kerja. Selain itu juga guru harus rencana pelaksanaan pembelajaran dan kegiatan di sekolah. Agar anak – anak tetap melaksanakan pembelajarannya,”tambah dia.

-

Rita menghimbau agar setiap sekolah tetap melakukan pembelajaran di situasi seperti ini dan tetap kondusif. “Jadi nantinya guru –  guru bisa memantau langsung kegiatan anak – anak dan tidak boleh ada konvoi. Selain itu juga tidak ada euforia dan tidak boleh ada kegiatan yang di luar dari sekolah,”jelasnya. (jar/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/