29 C
Gresik
Saturday, 26 November 2022

Cinta Budaya, MI NU Manbaur Rohmah Gelar Lomba Mewarnai Damar Kurung

GRESIK – Sejalan dengan momentum peringatan lima tahun penetapan Damar Kurung sebagai objek WBTB Nasional, MI Ma’arif NU Manbaur Rohmah Kecamatan Kebomas menggelar lomba mewarnai damar kurung, Sabtu (1/10).

Sebanyak 435 siswa dari TK/RA dan SD/MI se-Kabupaten Gresik hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka antusias mengikuti kegiatan perlombaan yang bertajuk Konvensi Anak Gresik tersebut.

Kepala MI Ma’arif NU Manba’ur Rohamah Gresik, Hamidatussa’idah, S.Pd mengungkapkan lomba ini merupakan salah satu cara untuk memperkenalkan seni dan budaya kepada anak-anak agar dapat menumbuhkan semangat nasionalisme yang tinggi.

“Kegiatan ini bertema Generasi Berbudaya Bhinneka Tunggal Ika, yang disamping itu juga sejalan dengan momentum peringatan lima tahun penetapan damar kurung. Melalui perlombaan seperti ini memiliki tujuan melestarikan tradisi yang ada di kabupaten Gresik, salah satunya damar kurung” ucapnya.

Hamida menambahkan, sejatinya kegiatan lomba damar kurung dilaksanakan setiap tahun, namun sempat vakum karena pandemi.

“Dua tahun kemarin kita vakum tidak mengadakan lomba karena pandemi, Nah tahun ini merupakan kesempatan yang bagus untuk menularkan kembali semangat ke anak-anak dari TK hingga Sekolah Dasar”imbuhnya.

Salah satu wali murid, Erlin Indah Kurniawati mengaku senang dengan kegiatan tersebut. Dengan harapan semoga anak-anak zaman sekarang masih melestarikan warisan budaya yang dimiliki Gresik.

Baca Juga : NIHONGO Partners, SMA NU 1 Gresik Miliki Native Speaker Bahasa Jepang

“Semoga melalui kegiatan ini bisa mempererat persaudaraan antar anak-anak, dengan adanya lomba semoga menambah wawasan mengenai warisan budaya” kata Erlin.

Selain menggambar dan melukis, MI Ma’arif NU Manbaur Rohmah juga menggelar beberapa lomba sepeti membuat kolase dari bahan alam ibu dan anak, lomba yel-yel, lomba shalawat dan lomba operet. Tak lupa, peserta juga mendapat kesempatan untuk membuat damar kurung dengan rangka kayu yang karyanya nanti bisa dibawa pulang. (lars/han)

GRESIK – Sejalan dengan momentum peringatan lima tahun penetapan Damar Kurung sebagai objek WBTB Nasional, MI Ma’arif NU Manbaur Rohmah Kecamatan Kebomas menggelar lomba mewarnai damar kurung, Sabtu (1/10).

Sebanyak 435 siswa dari TK/RA dan SD/MI se-Kabupaten Gresik hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka antusias mengikuti kegiatan perlombaan yang bertajuk Konvensi Anak Gresik tersebut.

Kepala MI Ma’arif NU Manba’ur Rohamah Gresik, Hamidatussa’idah, S.Pd mengungkapkan lomba ini merupakan salah satu cara untuk memperkenalkan seni dan budaya kepada anak-anak agar dapat menumbuhkan semangat nasionalisme yang tinggi.

-

“Kegiatan ini bertema Generasi Berbudaya Bhinneka Tunggal Ika, yang disamping itu juga sejalan dengan momentum peringatan lima tahun penetapan damar kurung. Melalui perlombaan seperti ini memiliki tujuan melestarikan tradisi yang ada di kabupaten Gresik, salah satunya damar kurung” ucapnya.

Hamida menambahkan, sejatinya kegiatan lomba damar kurung dilaksanakan setiap tahun, namun sempat vakum karena pandemi.

“Dua tahun kemarin kita vakum tidak mengadakan lomba karena pandemi, Nah tahun ini merupakan kesempatan yang bagus untuk menularkan kembali semangat ke anak-anak dari TK hingga Sekolah Dasar”imbuhnya.

Salah satu wali murid, Erlin Indah Kurniawati mengaku senang dengan kegiatan tersebut. Dengan harapan semoga anak-anak zaman sekarang masih melestarikan warisan budaya yang dimiliki Gresik.

Baca Juga : NIHONGO Partners, SMA NU 1 Gresik Miliki Native Speaker Bahasa Jepang

“Semoga melalui kegiatan ini bisa mempererat persaudaraan antar anak-anak, dengan adanya lomba semoga menambah wawasan mengenai warisan budaya” kata Erlin.

Selain menggambar dan melukis, MI Ma’arif NU Manbaur Rohmah juga menggelar beberapa lomba sepeti membuat kolase dari bahan alam ibu dan anak, lomba yel-yel, lomba shalawat dan lomba operet. Tak lupa, peserta juga mendapat kesempatan untuk membuat damar kurung dengan rangka kayu yang karyanya nanti bisa dibawa pulang. (lars/han)

Most Read

Berita Terbaru

/