27 C
Gresik
Sunday, 27 November 2022

Konseling Tablet Tambah Darah Upaya Antisipasi Anemia pada Ibu Hamil

GRESIK – Anemia merupakan keadaan diamana kadar hemoglobin di dalam tubuh kurang dari batas normal yang berbeda dalam setiap kelompok umur dan jenis kelamin. Pada kelompok dewasa yang berjenis kelamin wanita anemia terjadi pada usia reproduksi yaitu wanita hamil dan wanita menyusui karena mereka banyak mengalami difisiensi zat besi. Pravelensi anemia dalam kehamilan di Negara-negara berkembang diperkiran sekitar 56 persen sementara di Negara maju pravelensinya sekitar 18 persen (Ahenkorah et al.,2018). Mengapa hal ini terjadi ? tentunya terdapat hubungan antara pemberian konseling mengenai pengonsumsian tablet tambah darah ibu hamil dengan kejadian anemia pada ibu hamil.

Menurut kemenkes RI tahun 2019 kejadian anemia pada ibu hamil masih tergolong tinggi yaitu sebanyak 48,9 persen. Untuk mengurangi kejadian anemia ini dan meningkatkan keberhasilan program pemberian tablet tambah darah oleh pemerintah dibutuhkan konseling oleh konselor dari tenaga kesehatan terutama bidan mengenai pengonsumsian tablet tambah darah ibu hamil.

Konseling kebidanan merupakan pertolongan dalam bentuk wawancara yang menuntut adanya komunikasi, interaksi, dan usaha bersama antara konselor (bidan) dengan konseli (klien) untuk mencapai tujuan konseling yang dapat berupa pemecahan masalah, pemenuhan kebutuhan. Proses ini memerlukan keterbukaan dari konseli dan bidan agar mencapai jalan keluar terhadap permasalahan yang dihadapi oleh klien tersebut.

GRESIK – Anemia merupakan keadaan diamana kadar hemoglobin di dalam tubuh kurang dari batas normal yang berbeda dalam setiap kelompok umur dan jenis kelamin. Pada kelompok dewasa yang berjenis kelamin wanita anemia terjadi pada usia reproduksi yaitu wanita hamil dan wanita menyusui karena mereka banyak mengalami difisiensi zat besi. Pravelensi anemia dalam kehamilan di Negara-negara berkembang diperkiran sekitar 56 persen sementara di Negara maju pravelensinya sekitar 18 persen (Ahenkorah et al.,2018). Mengapa hal ini terjadi ? tentunya terdapat hubungan antara pemberian konseling mengenai pengonsumsian tablet tambah darah ibu hamil dengan kejadian anemia pada ibu hamil.

Menurut kemenkes RI tahun 2019 kejadian anemia pada ibu hamil masih tergolong tinggi yaitu sebanyak 48,9 persen. Untuk mengurangi kejadian anemia ini dan meningkatkan keberhasilan program pemberian tablet tambah darah oleh pemerintah dibutuhkan konseling oleh konselor dari tenaga kesehatan terutama bidan mengenai pengonsumsian tablet tambah darah ibu hamil.

Konseling kebidanan merupakan pertolongan dalam bentuk wawancara yang menuntut adanya komunikasi, interaksi, dan usaha bersama antara konselor (bidan) dengan konseli (klien) untuk mencapai tujuan konseling yang dapat berupa pemecahan masalah, pemenuhan kebutuhan. Proses ini memerlukan keterbukaan dari konseli dan bidan agar mencapai jalan keluar terhadap permasalahan yang dihadapi oleh klien tersebut.

Most Read

Berita Terbaru

/