alexametrics
28 C
Gresik
Tuesday, 5 July 2022

Layanan Kesehatan Gratis, Warga Cukup Tunjukan KTP Saat Berobat

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bakal memberikan layanan kesehatan gratis. Untuk merealisasikan rencana tersebut, pemerintah telah menyiapkan  anggaran Rp 40 miliar pada APBD 2022.

Program Universal Health Coverage (UHC) ini nantinya masyarakat yang berobat cukup menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Rumah Sakit (RS). Pemerintah Daerah (Pemda) Gresik yang akan membayar.

“Kami sudah anggaran untuk kesehatan tahun 2022 sekitar Rp 40 miliar,” Kepala Bidang Anggaran Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Gresik, Herawan Eka Kusuma.

Sementara itu, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Gresik, Tutus Novita Dewi mengatakan, rencana program Universal Health Coverage (UHC) ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mendukung RPJMN Presiden Jokowi yang selaras juga dengan program Nawa Karsa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

Yakni memberikan pelayanan kesehatan gratis pada masyarakat kurang mampu melalui integrasi layanan BPJS dengan kebijakan jaminan sosial daerah.

“Untuk menuju UHC kami intens berkoordinasi dan berkolaborasi dengan stakeholder untuk menjalankan tujuan yang sama melalui program ini,”terangnya.

Lebih lanjut, dengan UHC nantinya masyarakat bisa mengakses fasilitas kesehatan dengan hanya menunjukkan KTP dan tentunya mengikuti prosedur rujukan berjenjang. “Dengan UHC juga diharapkan akan mewujudkan kesamaan akses pelayanan kesehatan, setiap penduduk yang membutuhkan akan mendapatkan pelayanan kesehatan. Jadi bukan hanya  bagi mereka yang mampu membayar saja,”ujarnya.

Dikatakan juga, untuk kepesertaan JKN – KIS sendiri sampai saat ini baru mencapai 1.015.396 jiwa atau 79.08 persen. “Semoga Kabupaten Gresik bisa segera menyusul daerah – daerah lain yang sudah UHC,”tutupnya. (jar/rof)

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bakal memberikan layanan kesehatan gratis. Untuk merealisasikan rencana tersebut, pemerintah telah menyiapkan  anggaran Rp 40 miliar pada APBD 2022.

Program Universal Health Coverage (UHC) ini nantinya masyarakat yang berobat cukup menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Rumah Sakit (RS). Pemerintah Daerah (Pemda) Gresik yang akan membayar.

“Kami sudah anggaran untuk kesehatan tahun 2022 sekitar Rp 40 miliar,” Kepala Bidang Anggaran Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Gresik, Herawan Eka Kusuma.

-

Sementara itu, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Gresik, Tutus Novita Dewi mengatakan, rencana program Universal Health Coverage (UHC) ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mendukung RPJMN Presiden Jokowi yang selaras juga dengan program Nawa Karsa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

Yakni memberikan pelayanan kesehatan gratis pada masyarakat kurang mampu melalui integrasi layanan BPJS dengan kebijakan jaminan sosial daerah.

“Untuk menuju UHC kami intens berkoordinasi dan berkolaborasi dengan stakeholder untuk menjalankan tujuan yang sama melalui program ini,”terangnya.

Lebih lanjut, dengan UHC nantinya masyarakat bisa mengakses fasilitas kesehatan dengan hanya menunjukkan KTP dan tentunya mengikuti prosedur rujukan berjenjang. “Dengan UHC juga diharapkan akan mewujudkan kesamaan akses pelayanan kesehatan, setiap penduduk yang membutuhkan akan mendapatkan pelayanan kesehatan. Jadi bukan hanya  bagi mereka yang mampu membayar saja,”ujarnya.

Dikatakan juga, untuk kepesertaan JKN – KIS sendiri sampai saat ini baru mencapai 1.015.396 jiwa atau 79.08 persen. “Semoga Kabupaten Gresik bisa segera menyusul daerah – daerah lain yang sudah UHC,”tutupnya. (jar/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/