alexametrics
28 C
Gresik
Tuesday, 5 July 2022

KONI Gresik Ajukan PAK Rp 7,5 Miliar

Gresik – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengusulkan perubahan anggaran keuangan (PAK) pada  Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gresik senilai Rp 7,5 miliar. Pasalnya, pada awal tahun, pemkab tidak mengalokasikan untuk kegiatan KONI.

Wakil Sekretaris KONI Gresik, Samsul Arifin mengatakan, meski tidak mendapatkan anggaran di awal tahun, pihaknya tetap mengajukan PAK ke pemerintah daerah.

“Pengajuan tersebut untuk Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab) menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2021. Kemudian, pelatihan pengelolaan keuangan cabang olahraga (cabor), pelatihan pelatih fisik untuk cabor dan rencana uang pembinaan cabor,” jelasnya.

Sementara itu, staf (KONI) Kabupaten Gresik, M Shohibul Arif mengatakan, PAK sudah diajukan mulai Mei 2020. Saat ini, proses pengajuan PAK sudah digodok Pemerintahan Daerah.  “Mudah – mudahan Oktober sudah keluar dan bisa langsung dibuat operasional KONi Gresik,” harapnya.

Dikatakan,  selama masa pandemi Covid-19, KONI dan cabor tidak memiliki kegiatan apapun. Dengan demikian, para atlet lebih banyak berlatih di rumah mereka. “Mau latihan bersama belum berani, risikonya cukup besar bagi atlet. Jadi mereka dilatih dari rumah lewat daring,” pungkasnya.  (jar/han)

Gresik – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengusulkan perubahan anggaran keuangan (PAK) pada  Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gresik senilai Rp 7,5 miliar. Pasalnya, pada awal tahun, pemkab tidak mengalokasikan untuk kegiatan KONI.

Wakil Sekretaris KONI Gresik, Samsul Arifin mengatakan, meski tidak mendapatkan anggaran di awal tahun, pihaknya tetap mengajukan PAK ke pemerintah daerah.

“Pengajuan tersebut untuk Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab) menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2021. Kemudian, pelatihan pengelolaan keuangan cabang olahraga (cabor), pelatihan pelatih fisik untuk cabor dan rencana uang pembinaan cabor,” jelasnya.

-

Sementara itu, staf (KONI) Kabupaten Gresik, M Shohibul Arif mengatakan, PAK sudah diajukan mulai Mei 2020. Saat ini, proses pengajuan PAK sudah digodok Pemerintahan Daerah.  “Mudah – mudahan Oktober sudah keluar dan bisa langsung dibuat operasional KONi Gresik,” harapnya.

Dikatakan,  selama masa pandemi Covid-19, KONI dan cabor tidak memiliki kegiatan apapun. Dengan demikian, para atlet lebih banyak berlatih di rumah mereka. “Mau latihan bersama belum berani, risikonya cukup besar bagi atlet. Jadi mereka dilatih dari rumah lewat daring,” pungkasnya.  (jar/han)

Most Read

Berita Terbaru

/